Polisi Tahan Operator Perusahaan Limosin yang Kecelakaan di New York - Kompas.com

Polisi Tahan Operator Perusahaan Limosin yang Kecelakaan di New York

Kompas.com - 11/10/2018, 23:39 WIB
Ford Excursion dimodif bergaya limosinPinterest Ford Excursion dimodif bergaya limosin

NEW YORK, KOMPAS.com - Kepolisian New York telah menahan operator perusahaan penyewaan limosin yang mobilnya mengalami kecelakaan dan menewaskan 20 orang pada Sabtu (6/10/2018) lalu.

Sebanyak 17 penumpang, seorang sopir dan dua pejalan kaki, dilaporkan tewas setelah sebuah kendaaraan panjang bergaya SUV menjadi lepas kendali dan menabrak mobil yang terparkir di Schoharie, kota di utara Manhattan.

Operator perusahaan, Nauman Hussain (28) ditahan dan didakwa pada Rabu (10/10/2018) malam dengan tuduhan melakukan kelalaian yang berakibat kematian 20 orang. Meski demikian dia kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Pihak kepolisian New York saat ini masih terus menyelidiki kasus kriminal dalam insiden kecelakaan yang terjadi akhir pekan lalu itu. Selain Hussain, ayahnya yang kini berada di Pakistan, sekaligus pemilik perusahaan penyewaan limosin, Prestige, turus diselidiki.

Baca juga: 20 Orang Tewas dalam Kecelakaan Limosin di New York

Kepolisian negara bagian bersama Departemen Transportasi telah menerbitkan surat pelanggaran tertulis kepada Hussain selaku operator perusahaan penyewaan limosin.

Hussain dituduh bersalah karena menyewa sopir yang belum pernah mengendarai jenis kendaraan panjang seperti limosin. Sopir tersebut turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan.

Selain itu, Departemen Transportasi telah menyatakan pada September lalu bahwa mobil limosin yang celaka tidak layak dan tidak semestinya digunakan di jalanan.

"Satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas kendaraan yang mengalami kecelakaan pada Sabtu lalu adalah Nauman Hussain," kata Inspektur Polisi New York, George Beach dalam konferensi pers, Rabu (10/10/2018).

Insiden kecelakaan maut yang terjadi pada Sabtu lalu, yang melibatkan sebuah mobil Ford Excursion tahun 2001 telah mengakibatkan 20 orang tewas.

Mobil tersebut, yang membawa rombongan dari sebuah pesta pernikahan, gagal berhenti di persimpangan dan menjadi tak terkendali sehingga menabrak sebuah mobil yang sedang terparkir.

Kecelakaan itu disebut menjadi kecelakaan transportasi paling mematikan di AS sejak 2009.

Pada Februari 2009, kecelakaan pesawat Colgan Air di Newark, New Jersey yang jatuh dalam penerbangan ke Buffalo, New York, menewaskan 49 orang.

Baca juga: Dua Pasang Pengantin Baru Jadi Korban Tewas Kecelakaan Limosin di New York

.

.


Close Ads X