India Beli Sistem Rudal S-400 Rusia, Trump Bakal Ambil Tindakan

Kompas.com - 11/10/2018, 20:26 WIB
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. ALEXANDER NEMENOV / AFP Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal mengungkap kebijakan yang diambil setelah India membeli sistem rudal S-400 dari Rusia.

Jumat pekan lalu (5/10/2018), Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan bakal membeli lima unit sistem pertahanan S-400.

Baca juga: India Umumkan Beli Sistem Rudal S-400 Rusia Seharga Rp 82 Triliun

Pembelian dengan nilai kontrak 5,43 miliar dollar AS, sekitar Rp 82,4 triliun, itu terjadi setelah Modi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.


"Mereka bakal mengetahuinya. Kalian bakal lihat. Secepatnya," kata Trump di Gedung Putih, seperti dilansir Russian Today Kamis (11/10/2018).

India merupakan negara ketiga yang membeli sistem rudal yang mulai beroperasi pada April 2007 setelah Turki dan China.

Washington telah menegaskan pembelian persenjataan dari Rusia melanggar Peraturan Menangkal Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA) itu.

Akhir September, Negeri "Paman Sam" menjatuhkan sanksi kepada China karena selain membeli S-400, juga jet tempur Sukhoi Su-35.

Adapun AS belum menjatuhkan sanksi CAATSA kepada Turki yang notabene adalah anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Juru bicara Kedutaan Besar AS di New Delhi berkata, CAATSA ditujukan ke Rusia, dan tidak bermaksud melumpuhkan kemampuan militer negara sekutu.

S-400 Triumf merupakan sistem pertahanan anti-serangan udara jarak jauh yang diproduksi oleh perusahaan Almaz-Antey.

Sistem itu bisa menghancurkan rudal balistik taktis dari jarak 60 kilometer serta target pesawat dari 400 kilometer. Sejak 2007, Rusia mengganti sistem S-300 dengan S-400.

Baca juga: Erdogan: Turki akan Percepat Proses Pembelian S-400 dari Rusia

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X