Qatar Siap Beri Bantuan Rp 2,2 Triliun untuk Gaza

Kompas.com - 11/10/2018, 19:23 WIB
Anak-anak Palestina tengah menghangatkan diri di luar rumah mereka di Beit Hanun, sebuah kota yang terletak di utara Jalur Gaza (28/1/2018). EPA Photo/Daily SabahAnak-anak Palestina tengah menghangatkan diri di luar rumah mereka di Beit Hanun, sebuah kota yang terletak di utara Jalur Gaza (28/1/2018).

DOHA, KOMPAS.com - Pemerintah Qatar pada Rabu (10/10/2018), menjanjikan untuk memberi dana bantuan sebesar 150 juta dolar atau lebih dari Rp 2,2 triliun untuk Gaza.

Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Dohan yang mengatakan dana bantuan yang dijanjikan akan diberikan melalui Dana Pengembangan Qatar (QDF).

QDF adalah badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan bantuan dari Qatar ke luar negeri.

"Di bawah arahan dari Emir Qatar, Yang Mulia Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, QDF telah menjanjikan 150 juta dolar dalam bantuan kemanusiaan untuk meringankan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza," demikian pernyataan kementerian dikutip AFP.

Ditambahkan kementerian, distribusi dana bantuan akan turut diawasi oleh Program Pengembangan PBB.

Sebelumnya, Pemerintah Qatar telah mengirimkan bantuan pasokan bahan bakar sebanyak 450.000 liter yang diperkirakan PBB bernilai sekitar 60 juta dolar (sekitar Rp 912 miliar).

Baca juga: Pasokan Bahan Bakar dari Qatar Telah Tiba di Jalur Gaza

Pengiriman pasokan bahan bakar tersebut sebagai hasil kesepakatan yang diperantarai PBB.

Dalam kesepakatan tersebut, Qatar akan membayar bahan bakar yang kemudian dikirim melalui Israel dengan diawasi PBB. Demikian disampaikan satu sumber diplomatik.

Bantuan tersebut untuk menambah pasokan listrik bagi warga Gaza yang sebelumnya hanya empat jam per hari akan ditingkatkan menjadi delapan jam per hari.

Gaza telah menjadi wilayah kantong yang diblokade Israel selama lebih dari satu dekade dan memicu situasi bencana kemanusiaan.

Dua juta penduduk Gaza telah menderita dengan keterbatasan air bersih hingga pemadaman listrik rutin.

Wilayah Gaza telah dikuasai oleh kelompok Hamas sejak 2007, yang terus berkonflik dengan pemerintah otoritas Palestina di bawah Presiden Mahmoud Abbas.

Hamas juga dianggap sebagai organisasi teror oleh sebagian masyarakat internasional.

Baca juga: Presiden Palestina Beri Ultimatum Hamas untuk Serahkan Kendali Gaza

.

.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X