Irlandia akan Beri Label Peringatan Kanker di Minuman Beralkohol - Kompas.com

Irlandia akan Beri Label Peringatan Kanker di Minuman Beralkohol

Kompas.com - 11/10/2018, 18:34 WIB
Ilustrasi minuman beralkohol.Thinkstockphotos Ilustrasi minuman beralkohol.

DUBLIN, KOMPAS.com - Produk minuman beralkohol di Irlandia bakal dibeli label peringatan bahaya kanker, menyusul disahkannya rancangan undang-undang baru oleh parlemen.

Selain itu, juga ditetapkan harga jual minimun untuk minuman beralkohol tersebut, sebagai upaya untuk mengatasi budaya minum minuman keras yang dipandang merusak.

Rancangan undang-undang tersebut menjadi yang pertama disahkan Seanad Eireann, majelis tinggi parlemen Irlandia, yang menyangkut alkohol sebagai masalah kesehatan masyarakat.

Rancangan undang-undang tersebut telah diperkenalkan sejak tiga tahun lalu dan mendapat perlawanan kuat terutama dari industri minuman alkohol di Irlandia.

Rancangan undang-undang minuman beralkohol tersebut sudah diadopsi Dail Eireann, parlemen rendah Irlandia, pada pekan lalu dan kini menunggu persetujuan presiden untuk diterapkan.

Baca juga: Diam-diam, Coca-Cola Bikin Minuman Beralkohol Aneka Rasa

"Alkohol merusak kesehatan kita, membahayakan komunitas dan telah menyakiti banyak keluarga. Rancangan undang-undang ini dirancang untuk mengubah itu semua," kata Menteri Kesehatan Irlandia, Simon Harris, Rabu (9/10/2018).

Tiga orang meninggal dunia per hari akibat konsumsi minuman beralkohol di Irlandia, menurut laporan Badan Penelitian Kesehatan Irlandia pada 2016.

Rancangan undang-undang tersebut juga memberlakukan harga minimum untuk minuman beralkohol, serta melarang iklan minuman keras di tempat-tempat umum, seperti taman, pemberhentian bus atau stasiun.

Sementara dari Federasi Minuman Alkohol Irlandia, keberadaan rancangan undang-undang disebut telah membuat penghalang yang besar bagi perusahaan produsen minuman beralkohol untuk menjual produk mereka.

"Bukti ilmiah yang ada juga tidak menjamin hubungan langsung antara minum alkohol dengan risiko bahaya kanker," kata Patricia Callan, Direktur Federasi Minuman Alkohol Irlandia kepada AFP.

Selain Irlandia, penetapan harga minimum untuk minuman beralkohol juga telah diberlakukan di Skotlandia, Rusia dan Ukraina, serta sejumlah negara bagian di Kanada.

Baca juga: Toko Halal di Perancis Diminta Tutup karena Tak Jual Minuman Beralkohol

.

.


Close Ads X