Trump: Tanpa Izin AS, Korsel Tak Bisa Cabut Sanksi Korut

Kompas.com - 11/10/2018, 11:58 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara selama pengarahan Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Don Emmert)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara selama pengarahan Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Don Emmert)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkomentar rencana Korea Selatan ( Korsel) yang berniat mencabut sanksi Korea Utara ( Korut).

Diwartakan Reuters via Channel News Asia Kamis (11/10/2018), Trump berkata Korsel tak bisa mencabut sanksi Korut tanpa izin AS.

Baca juga: Korsel: Korut Punya 60 Bom Nuklir

Presiden 72 tahun itu mengajak sekutunya untuk tetap mempertahankan sanksi sebagai bagian dari kampanye "tekanan maksimum" hingga Korut melucuti senjata nuklir miliknya.


"Mereka tak akan bisa melakukannya (mencabut sanksi) tanpa izin kami. Sekali lagi mereka tak bisa melakukannya," tegas Trump.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung-wha berujar pihaknya sedang meninjau kemungkinan pencabutan sanksi dengan lembaga negara lain.

Salah satunya adalah Kementerian Unifikasi. "Itu merupakan keputusan eksekutif yang saat ini sedang berlangsung," papar Kang.

Setelah itu, Kang menarik ucapannya pasca-mendapat kritik dari para anggota parlemen konservatif, yang menuntut Pyongyang seharusnya meminta maaf.

Korsel menjatuhkan sanksi kepada Korut setelah Pyongyang menyerang kapal perang ROKS Cheonan pada Maret 2010 yang menewaskan 46 pelautnya.

Meski Korsel telah membantah tengah mengajukan peninjauan, terdapat desakan agar sanksi terhadap Korut diringankan.

Selain dari Korut, China melalui kemenlu dan Rusia meyakini sanksi PBB terhadap Korut juga harus dipertimbangkan untuk dicabut.

Upaya denuklirisasi lahir setelah Pemimpin Korut Kim Jong Un bertemu dengan Trump di Singapura pada 12 Juni lalu.

Baca juga: Bertemu Menlu AS, Kim Jong Un Sepakat Digelarnya KTT Kedua AS-Korut

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X