Kompas.com - 11/10/2018, 09:18 WIB

"Dia bilang, 'Apakah Anda bercanda? Saya tidak mempercayai mereka (pemerintah Saudi) sedikit pun'," ucap Khaled Saffuri, seorang aktivis politik yang menceritakan percakapannya dengan Khashoggi pada Mei lalu.

Saat itu, sang jurnalis menerima panggilan dari penasihat istana kerajaan bernama Saud Al-Qahtani.

Baca juga: Pejabat Turki: Jurnalis Saudi Dibunuh atas Perintah Pimpinan Tinggi

AFP mewartakan, wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Robert Palladino sebelumnya menegaskan, AS tidak memiliki peringatan dini tentang ancaman konkret terhadap Khashoggi.

"Meski saya tidak bisa membahas masalah intelijen, saya dapat dengan pasti mengatakan, kami tidak memiliki informasi sebelum hilangnya Khashoggi," katanya.

Seperti diketahui, kasus ini telah memicu kemarahan dari kelompok hak asasi manusia dan jurnalisme.

Selain itu, lenyapnya Khashoggi bisa mengancam hubungan antara Arab Saudi dan AS, yang telah menuntut penjelasan dari kerajaan atas hilangnya jurnalis itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.