Badai Michael di Florida Renggut Satu Korban Tewas - Kompas.com

Badai Michael di Florida Renggut Satu Korban Tewas

Kompas.com - 11/10/2018, 07:58 WIB
Kerusakan akibat Badai Michael di Panama City, Florida, Amerika Serikat, Rabu (10/10/2018). (AFP/Brendan Smialowski) Kerusakan akibat Badai Michael di Panama City, Florida, Amerika Serikat, Rabu (10/10/2018). (AFP/Brendan Smialowski)

PANAMA CITY, KOMPAS.com - Usai digegerkan oleh kehadiran Badai Florence yang menerjang kawasan pesisir Carolina Utara dan Selatan, kini Amerika Serikat harus menghadapi Badai Michael.

Badai tersebut menghantam pesisir Florida pada Rabu (10/10/2018), dan disebut sebagai badai terdahsyat yang pernah menghantam negara bagian itu dalam satu abad terakhir.

Satu orang di Florida bagian utara dilaporkan tewas. Namun, pihak berwenang belum memberi keterangan lebih lanjut mengenai korban.

Baca juga: Usai Badai Florence, Kini Badai Michael Akan Terjang Pantai Teluk AS

"Ada satu kematian akibat badai," kata Olivia Smith, pejabat bagian informasi publik Gadsden County, kepada AFP.

Badai Michael mencapai daratan sebagai badai Kategori 4 di dekat Mexico Beach di Florida, sekitar 32 km dari Panama City, pada pukul 13.00 waktu setempat.

Mata badai sampai ke darat dengan membawa angin berkecepatan 250 km/jam dan hujan deras menyelimuti kawasan permukiman di Florida Panhandle.

"Badai Michael diperkirakan akan menjadi badai paling merusak di kawasan Florida Panhandle dalam satu abad," kata Gubernur Florida Rick Scott.

Florida Panhandle merupakan sebuah wilayah negara bagian Florida, yang populer karena pantainya di sepanjang Teluk Meksiko.

Melansir CNN, Gedung Putih membagikan foto yang menunjukkan Presiden AS Donald Trump melakukan pengarahan melalui sambungan telepon kepada Gubernur Georgia dan Alabama, yang juga terdampak oleh badai Michael.

Trump juga telah menetapkan status darurat untuk Florida sehingga pemerintah federal akan mengeluarkan dana bagi operasi bantuan.

"Kami telah memiliki first responder, perusahaan listrik juga siap dan akan memulihkan daya setelah badai," katanya dalam konferensi pers.

Sebanyak 500.000 rumah tangga dan perusahaan di seluruh Alabama, Georgia, dan Florida, tidak dialiri listrik.

Gubernur Alabama Kay Ivey meminta pengumuman status darurat dari Trump untuk masa pemulihan usai terjangan badai.

Badai Michael juga diperkirakan akan membawa hujan lebat ke Carolina Selatan dan Utara.

Padahal, dua negara bagian itu masih belum pulih dari Badai Florence, yang menyebabkan puluhan orang tewas dan kerugian mencapai miliaran dolar akibat kerusakan yang ditimbulkan.


Close Ads X