Berita Populer: Dugaan Pembunuhan Jurnalis Saudi, hingga Tanggapan Najib - Kompas.com

Berita Populer: Dugaan Pembunuhan Jurnalis Saudi, hingga Tanggapan Najib

Kompas.com - 11/10/2018, 06:28 WIB
Massa demonstran menuntut pembebasan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dikabarkan hilang sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10/2018).AFP / OZAN KOSE Massa demonstran menuntut pembebasan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dikabarkan hilang sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10/2018).

KOMPAS.com - Sumber pejabat keamanan Turki menyimpulkan jurnalis Arab Saudi yang menghilang, Jamal Khashoggi, dibunuh atas perintah "pimpinan tertinggi".

Kemudian, mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak angkat bicara atas komentar PM Malaysia Mahathir Mohamad yang berencana menjual aset.

Kedua berita tersebut masuk dalam barisan berita populer kanal internasional sepanjang Rabu (10/10/2018) hingga Kamis (11/10/2018) pagi.

Berikut rangkuman empat berita populer seputar perkembangan dunia untuk mengisi pagi Anda:

1. Pejabat Turki: Jurnalis Saudi Dibunuh atas Perintah "Pimpinan Tinggi"

Sumber menerangkan jurnalis asal Saudi Jamal Khashoggi dibunuh dua jam setelah dia tiba di Konsulat Saudi di Istanbul. Turki.

Dia dibunuh oleh 15 orang, di mana salah satunya merupakan pakar forensik yang membawa gergaji tulang untuk memutilasi tubuhnya.

Kesimpulan itu didapatkan karena hanya pejabat tinggi Saudi yang bisa memerintahkan operasi yang rumit dan berlangsung cepat tersebut.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Trump Menilai Ivanka Cocok Duduki Jabatan Dubes AS untuk PBB

Presiden AS Donald Trump, Selasa (9/10/2018), mengatakan putri sulung sekaligus penasihatnya Ivanka adalah kandidat paling cocok untuk menduduki kursi dubes AS untuk PBB.

Sebelumnya, Dubes AS untuk PBB Nikki Haley menyatakan pengunduran diri dari jabatan bergengsi tersebut.

Seketika setelah berita pengunduran diri Haley tersebar, muncul spekulasi yang mengaitkan Ivanka Trump untuk menduduki kursi yang ditinggalkan Haley.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Mahathir Berencana Jual Aset Malaysia, Begini Tanggapan Najib

Mantan PM Malaysia Najib Razak menilai rencana pemerintahan saat ini untuk menjual aset adalah langkah yang tak bijak.

Dia menyoroti perkataan Tony Pua, pejabat khusus di kantor Kementerian Keuangan yang menuturkan pemerintah berniat menjual lahan.

Dia khawatir penjualan aset itu bukan untuk membayar utang Malaysia, namun untuk menutupi kerugian 40 miliar ringgit, atau Rp 146,3 triliun.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

4. Antar Anak ke Sekolah Pakai Ferrari, Pria Ini Dikucilkan

Seorang pria di wilayah timur China dikucilkan setelah dianggap pamer kekayaan dengan mengantar anaknya ke sekolah dengan menggunakan sebuah Ferrari.

Pria bermarga Li itu adalah ayah dari seorang murid SMP di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China.

Guru sekolah menilai, kebiasaan Li mengantar anaknya dengan menggunakan mobil mewah itu bisa memicu kondisi tidak sehat di antara para siswa.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.


Close Ads X