Sri Lanka Bantah China Dirikan Pangkalan Militer di Pelabuhannya

Kompas.com - 10/10/2018, 23:39 WIB
Aktivitas bongkar muat barang dari kapal di pelabuhan Hambantota, Sri Lanka. AFP / ISHARA S KODIKARAAktivitas bongkar muat barang dari kapal di pelabuhan Hambantota, Sri Lanka.

COLOMBO, KOMPAS.com - Pemerintah Sri Lanka dengan tegas membantah tuduhan AS yang mengklaim bahwa China kemungkinan telah mendirikan sebuah pangkalan militer di pelabuhan strategis di negaranya.

Tuduhan tersebut berkaitan dengan hutang yang diberikan Beijing kepada Colombo.

Tahun lalu, pemerintah Sri Lanka telah mengizinkan Beijing untuk menyewa selama 99 tahun pelabuhannya di perairan laut dalam di Hambantota.

Izin sewa tersebut setelah negara kepulauan itu tidak mampu membayar tagihan pinjaman sebesar 1,4 miliar dolar (sekitar Rp 21 triliun) kepada China.

Baca juga: China Bakal Sumbang Kapal Perang untuk Sri Lanka

Pelabuhan yang dimaksud itu, terletak di sepanjang rute pelayaran utama dan merupakan salah satu dari rangkaian proyek infrastruktur di Asia, Afrika dan Eropa yang didanai dari Belt and Road Initiative milikChina.

Pekan lalu, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan, pelabuhan Hambantota kemungkinan akan menjadi pangkalan militer bagi angkatan laut China. Demikian dikutip media AS.

Namun, kantor Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan, tidak ada kehadiran militer asing di Hambantota dan Departemen Luar Negeri AS telah mendapat pengarahan.

"Komando Selatan angkata laut kami sedang direlokasi di Hambantota untuk mengendalikan keamanan pelabuhan," kata kantor perdana menteri dalam pernyataannya, Senin (8/10/2018).

Wickremesinghe juga mengatakan bahwa Sri Lanka telah mengakhiri perjanjian komersial yang sebelumnya mengizinkan India mengambil alih pengelolaan bandara Hambantota.

Perjanjian tersebut sebagai bagian dari proyek India yang dibangun dengan pinjaman dari China di bawah mantan presiden Mahinda Rajapakse.

Agustus lalu, AS telah mengumumkan pemberian dana sebesar 39 juta dolar (sekitar Rp 570 miliar) kepada Sri Lanka untuk meningkatkan keamanan maritimnya.

Pada saat yang sama, China juga telah berjanji meningkatkan pendanaan untuk ekonomi Sri Lanka, termasuk dalam bentuk pinjaman, meski negara itu telah memiliki utang yang besar terhadap Beijing.

Dana Moneter Internasional pada Juni 2016 juga telah meminjamkan dana 1,5 miliar dolar kepada Sri Lanka dan memperingatkan kewajiban berat yang telah ditanggung pemerintahannya.

Baca juga: AS Beri Bantuan Rp 570 Miliar pada Sri Lanka untuk Keamanan Maritim

.

.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X