Jumlah Warga Afghanistan Korban Serangan Udara Meningkat 39 Persen

Kompas.com - 10/10/2018, 23:07 WIB
Ilustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur. ThinkstockIlustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur.

KABUL, KOMPAS.com - Jumlah warga Afghanistan yang menjadi korban serangan udara, baik oleh pasukan internasional maupun pasukan pemerintah, telah meningkat hingga 39 persen dalam sembilan bulan pertama di tahun 2018.

Laporan tersebut disampaikan PBB yang menyebut jumlah keseluruhan korban sipil akibat konflik di Afghanistan masih berada pada tingkat ekstrim.

Jumlah korban tewas maupun luka akibat serangan udara di Afghanistan selama 2018 telah mencapai 649 orang.

Jumlah itu disebut lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya selama periode 12 bulan sejak dilakukannya pencatatan oleh Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) pada 2009.

Baca juga: Serangan Udara Koalisi AS di Suriah Bunuh 3.300 Warga Sipil Sejak 2014

Dilansir dari AFP, UNAMA mencatat total korban sipil di Afghanistan selama periode Januari hingga September yang mencapai 8.050, dengan 2.798 tewas dan 5.252 luka-luka.

Pasukan internasional menyumbang 51 persen dari korban sipil akibat serangan udara dan pasukan Afghanistan mencapai 38 persen.

Amerika Serikat menjadi satu-satunya kekuatan asing yang diketahui melancarkan serangan udara di Afghanistan.

Pasukan AS dan Afghanistan telah meningkatkan serangan udaranya terhadap Taliban dan kelompok ISIS pada tahun lalu.

Pasukan AS telah menggunakan 746 senjatanya selama bulan Juli dan menjadi jumlah tertinggi dalam jangka waktu satu bulan sejak November 2010. Demikian ditunjukkan data dari Komando Pasukan Angkatan Udara AS.

Peningkatan serangan udara juga dilakukan pasukan udara Afghanistan yang baru mendapat tambahan pesawat dan persenjataan dari AS.

UNAMA memperingatkan bahwa peningkatan serangan yang disengaja dan tidak pandang bulu terhadap warga sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Baca juga: Bantu Pasukan Suriah sejak 2015, Rusia Gelar 39.000 Serangan Udara

.

.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X