Kritik Pemerintah Melalui Pemberitaan, Tiga Jurnalis Myanmar Ditahan

Kompas.com - 10/10/2018, 22:39 WIB
Ilustrasi seseorang diborgol. THINKSTOCKIlustrasi seseorang diborgol.

YANGON, KOMPAS.com - Kepolisian Myanmar telah menangkap tiga jurnalis sebuah surat kabar yang telah menerbitkan berita yang dianggap kritikan terhadap manajemen keuangan pemerintahan kota Yangon.

Penahanan itu menjadi kekhawatiran terbaru atas kebebasan pers di negara yang dipimpin Aung San Suu Kyi tersebut.

Melansir dari AFP, ketiga jurnalis yang ditahan merupakan pejabat dari kantor berita Eleven Media.

Editor eksekutif Kyaw Zaw Lin dan Nayi Min, serta kepala reporter Phyo Wai Win telah dibawa ke pengadilan Yangon dalam kondisi diborgol, Rabu (10/10/2018) pagi.

Ketiganya dibawa ke pengadilan untuk mendengarkan tuduhan terhadap mereka sebelum kemudian dibawa ke penjara.

Baca juga: Kanada Cabut Gelar Warga Negara Kehormatan Pemimpin Myanmar

Pengacara pembela ketiga terdakwa, Kyee Myint mengatakan kepada AFP, penangkapan yang dilakukan terkait sebuah artikel yang diterbitka Eleven Media, pada Senin (8/10/2018).

Artikel tersebut mengungkit tentang pendanaan di belakang jaringan perusahaan bus kota yang dijalankan oleh Menteri Utama Yangon, yang juga orang kepercayaan Suu Kyi, Phyo Min Thein.

"Mereka bertiga dikirim ke penjara Insein pagi ini setelah sebuah kasus diajukan terhadap mereka di bawah undang-undang 505(b)," kata pengacara pembela.

Ketiga jurnalis itu diancam dengan hukuman denda dan penjara hingga dua tahun apabila pengadilan memutuskan bahwa pemberitaan yang diterbitkan bermaksud dan berpotensi menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Penangkapan terhadap tiga jurnalis tersebut terjadi hanya beberapa pekan usai penjatuhan hukuman tujuh tahun penjara terhadap dua wartawan Reuters.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X