Kompas.com - 10/10/2018, 14:09 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Kisah penyelamatan 12 remaja dan pelatih mereka yang terperangkap di goa Tham Luang, Thailand, pada Juni lalu sempat menjadi sorotan dunia.

Kini, otoritas menyatakan belum ada rencana untuk segera membuka goa yang terletak di provinsi Chiang rai itu.

Melansir Straits Times, Rabu (10/10/2018), pejabat senior taman nasional, Chongklai Worapongsathorn, mengatakan publik masih bisa mengunjungi daerah sekitar goa mulai Desember mendatang.

Baca juga: Kisah Remaja Terjebak di Goa: Penyelam Ungkap Ada Penyelamatan Lain

"Tim departemen Sumber Daya Mineral akan memeriksa goa awal tahun depan untuk melihat apakah akan aman untuk dikunjungi publik," katanya.

"Kami tidak dapat mengatakan dengan pasti berapa lama pemeriksaan akan dilakukan atau kapan gua akan dibuka kembali. Itu mungkin membutuhkan lebih dari setahun," imbuhnya.

Jika goa dibuka kembali, turis hanya dapat menjelajahi area sejauh 10 km dari mulut goa.

Chongklai mengatakan, pada Februari tahun depan ketika goa kering, pihak berwenang baru akan diizinkan untuk mengambil peralatan yang tersisa dalam misi penyelamatan.

Ada sekitar 3.000 turis per hari yang mengunjungi taman hutan, letak goa itu berada, selama musim liburan. Sementara, sekitar 500 hingga 1.000 turis per hari pada hari kerja.

Area di luar goa yang rusak selama misi penyelamatan berlangsung kini sudah direnovasi dan dimodifikasi sebagai persiapan untuk dibuka kembali ke publik.

Sementara, 12 remaja dan pelatih mereka pada pekan ini berada Buenos Aires untuk menghadiri Olimpiade Remaja. Mereka menjadi tamu istimewa Komite Olimpiade Internasional.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.