Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/10/2018, 14:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang jurnalis yang sedang berlibur ke Jakarta dilaporkan tidak bisa menaiki maskapai Saudi Airlines karena mengenakan celana pendek.

Dilaporkan Newsweek Selasa (9/10/2018), Jordan Bishop, kontributor Forbes, memesan penerbangan menuju Istanbul via Riyadh dengan Saudi Airlines.

Baca juga: Maskapai Rusia Hias Moncong Pesawat Bergambar Macan Tutul Amur

Ketika memesan hingga melewati prosedur check-in di bandara, dia tidak pernah mendapat pemberitahuan mengenai larangan memakai celana pendek.

Dia baru dilarang ketika telah berada di gate. "Mohon maaf Tuan, Anda mungkin tak bisa naik karena memakai celana pendek," demikian penjelasan seorang staf.

Setelah mencari di internet, Bishop menemukan sebuah kalimat panduan busana bahwa Saudi Airlines melarang penumpangnya memakai pakaian yang dianggap "menyinggung".

Dia kemudian bertanya kepada staf apakah mereka mempunyai celana panjang. Namun karena tak ada, dia terpaksa menuju pusat perbelanjaan di bandara.

Dia melihat sarung di sebuah toko terdekat, dan langsung membeli satu yang bisa dia lihat, dan berlari menuju gate seraya memakainya untuk menutupi kaki.

"Kru sempat saling menatap setelah melihat saya, dan dengan ragu mengizinkan saya naik. Mereka langsung menutup pintu setelah saya masuk," terang dia.

Bishop melanjutkan, dia tidak keberatan dengan aturan larangan memakai celana pendek karena itu merupakan hak maskapai.

"Namun setidaknya, mereka harus memberitahukan itu kepada penumpang sebelum mereka datang ke bandara dan menaiki pesawat," ujar Bishop.

Di Agustus 2017, The Independent melaporkan Saudi Airlines menuai kritik karena mengumumkan perempuan maupun pria yang menunjukkan kaki atau lengan dilarang naik.

Bishop menuturkan dia telah memeriksa surel tiket sebelum terbang hingga situs maskapai untuk melihat apakah ada larangan mengenakan celana pendek.

"Mengapa tidak memberitahukan kepada saya saat proses check-in? Bukankah lebih masuk akal daripada melarang saya saat hendak naik?" keluh dia.

Baca juga: Penumpang Berkelahi di Pesawat, Angkatan Udara Belanda Kirim Dua F-16

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Newsweek
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.