Pejabat Turki: Jurnalis Saudi Dibunuh atas Perintah "Pimpinan Tinggi"

Kompas.com - 10/10/2018, 13:26 WIB
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.AFP/MOHAMMED AL-SHAIKH Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

ANKARA, KOMPAS.com - Sumber pejabat keamanan Turki menyimpulkan jurnalis Arab Saudi yang menghilang, Jamal Khashoggi, dibunuh atas perintah "pimpinan tertinggi".

New York Times via Straits Times melaporkan Rabu (10/10/2018), sumber itu menerangkan Khashoggi dibunuh dua jam setelah dia tiba di Konsulat Saudi di Istanbul.

Dia dibunuh oleh 15 orang, di mana salah satunya merupakan pakar forensik yang membawa gergaji tulang untuk memutilasi tubuhnya.

Baca juga: Turki Sebut Bukti Rekaman CCTV Jurnalis Arab Saudi di Konsulat Hilang

"Ini seperti Pulp Fiction," kata sumber itu merujuk kepada film kriminal Amerika Serikat (AS) padsa 1994 yang dibintangi John Travolta.

Kesimpulan itu didapatkan karena hanya pejabat tinggi Saudi yang bisa memerintahkan operasi yang rumit dan berlangsung cepat tersebut.

Pejabat anonim itu menuturkan, 15 agen Saudi itu tiba menggunakan dua penerbangan berbeda Selasa pekan lalu (2/10/2018), atau hari di mana Khashoggi dilaporkan hilang.

Ke-15 orang itu meninggalkan gedung Konsulat Saudi beberapa jam kemudian. Otoritas Turki berhasil mengidentifikasi sebagian besar berasal dari dinas keamanan.

Ksimpulan itu kemudian diberikan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan Sabtu (6/10/2018). Setelah para pejabat secara anonim memberi tahu bahwa Khashoggi dibunuh di dalam konsulat.

Sementara sumber lain menjelaskan intelijen Turki berhasil memperoleh video pembunuhan yang dibuat Saudi untuk menunjukkan misi telah terlaksana.

Seorang kolumnis di media pro-pemerintah Kemal Ozturk membenarkannya. "Ada video yang memperlihatkan momen dia dibunuh," tutur dia.

Pejabat anonim itu melanjutkan, dia berharap AS bisa memimpin pencarian karena jurnalis 59 tahun itu tercatat sebagai warga di sana, serta kolumnis Washington Post.

The Times melansir, tidak dijelaskan bagaimana para pejabat Turki tersebut bisa menyimpulkan demikian.

Kesimpulan tersebut langsung mendapat bantahan dari pemerintah Saudi, termasuk di dalamnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Sebelumnya Erdogan dalam konferensi pers meminta Riyadh menunjukkan bukti jika Khashoggi telah meninggalkan gedung konsulat di Istanbul.

"Bukankah Anda memiliki kamera pengawas? Jika dia memang telah meninggalkan gedung, Anda harus menunjukkannya dengan rekaman," terang dia.

Baca juga: Turki Dapat Izin untuk Geledah Konsulat Arab Saudi di Istanbul



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional

Close Ads X