Inggris Peringatkan Saudi soal Hilangnya Jurnalis di Istanbul

Kompas.com - 10/10/2018, 08:41 WIB
Massa demonstran menuntut pembebasan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dikabarkan hilang sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10/2018). AFP / OZAN KOSEMassa demonstran menuntut pembebasan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang dikabarkan hilang sejak memasuki gedung konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa (2/10/2018).

LONDON, KOMPAS.com - Hilangnya jurnalis asal Arab Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, menuai berbagai reaksi dari banyak negara.

Kini giliran Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt yang mengharapkan jawaban mendesak dari Saudi atas nasib Khashoggi yang hilang sejak pekan lalu.

BBC mewartakan pada Rabu (10/10/2018), dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir, Hunt memperingatkan hubungan persahabatan kedua negara akan bergantung pada nilai-nilai bersama.

Baca juga: Turki Sebut Bukti Rekaman CCTV Jurnalis Arab Saudi di Konsulat Hilang


"Kekerasan terhadap jurnalis di seluruh dunia sedang meningkat dan merupakan ancaman besar bagi kebebasan berekspresi," tulisnya di Twitter.

"Jika laporan media terbukti benar, kami akan menganggap insiden itu dengan serius, dan persahabatan bergantung pada nilai bersama," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut angkat bicara soal menghilangnya Khashoggi usai masuk ke gedung konsulat Saudi di Istanbul.

"Saya prihatin. Saya tidak suka mendengar tentang itu. Mudah-mudahan akan terselesaikan dengan sendirinya," ujar Trump, seperti dikutip dari CNN.

"Sekarang, tidak ada yang tahu apa-apa tentang hal tersebut. Ada beberapa cerita buruk yang beredar. Saya tidak menyukainya," imbuh Trump.

Khashoggi telah menulis kritikan selama setahun terakhir di Washington Post terhadap Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammad bin Salman.

Baca juga: Terduga Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Jurnalis Bulgaria Ditangkap

Dia dilaporkan memasuki konsulat pada Selasa (2/10/2018) untuk mengajukan dokumen pernikahan. Sementara, tunangannya asal Turki menunggu di luar gedung.

Pejabat Turki menyatakan, dia telah dibunuh di dalam gedung konsulat, sebuah tudingan yang disanggah oleh Saudi.

Sebuah sumber yang dikutip oleh The Washington Post mengatakan, jurnalis itu dibunuh oleh 15 anggota tim Saudi yang dikirim khusus.

Arab Saudi mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X