Gudang Senjata di Ukraina Meledak, 10.000 Orang Dievakuasi

Kompas.com - 09/10/2018, 14:40 WIB
Cahaya terlihat dari sebuah gudang senjata di Ichnia, Ukraina, yang dilaporkan meledak dan terbakar Selasa dini hari (9/10/2018). Instagram via Russian TodayCahaya terlihat dari sebuah gudang senjata di Ichnia, Ukraina, yang dilaporkan meledak dan terbakar Selasa dini hari (9/10/2018).

KIEV, KOMPAS.com - Tiga ledakan terdengar dari sebuah gudang senjata yang berlokasi di kawasan utara Ukraina, dan membuat 10.000 penduduknya dievakuasi.

Dilaporkan Russian Today Selasa (9/10/2018), ledakan di gudang kementerian pertahanan nomor 6 kota Ichnia dilaporkan pertama kali pada pukul 3.30 waktu setempat.

Baca juga: Gudang Senjata Meledak di Suriah, 39 Warga Sipil Tewas

Kantor Staf Jenderal Ukraina dalam keterangan resmi menyatakan mereka belum mengetahui berapa ukuran area yang terdampak ledakan itu.


Selain mengevakuasi 10.000 penduduk Ichnia, pemerintah juga menutup kawasan udara dalam radius 20 kilometer, begitu juga jalur kereta dan lalu lintas kota.

Markas tanggap darurat segera didirikan di Ichnia dengan kekuatan 200 orang staf manajemen bencana dan 60 unit teknis.

AFP memberitakan Perdana Menteri Volodymyr Groysman dilaporkan telah berada di lokasi setelah sebelumnya dia menulis di Twitter.

Kebakaran di gudang nomor 6 kota Ichnia merupakan insiden keenam yang menerpa militer Ukraina dalam tiga tahun terakhir.

Maret 2017, sebuah gudang senjata di Balakliya dilaporkan meledak dan terbakar. Menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

Otoritas Ukraina menyebut kebakaran di gudang senjata terjadi akibat adanya aksi sabotase, merujuk perang mereka dengan kelompok separatis pro-Rusia.

Konflik yang terjadi di kawasan timur Ukraina sejak 2014 tersebut membunuh 10.000 orang.

Baca juga: Gudang Senjata di Kota Aden Meledak, 14 Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X