Bertemu Pompeo, Menlu China Minta AS Berhenti Bertindak Sesat

Kompas.com - 09/10/2018, 09:25 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabatan tangan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan)  di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, Senin (8/10/2018). (AFP/Andy Wong) Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabatan tangan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan) di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing, Senin (8/10/2018). (AFP/Andy Wong)

BEIJING, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo bertemu dengan Menlu China Wang Yi, di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing, pada Senin (8/10/2018).

Dalam pertemuan itu, Wang mengatakan kepada Pompeo tentang AS yang telah meningkatkan retorika atas perang dagang.

AFP mengabarkan, sia juga menuding AS melakukan sejumlah langkah terkait Taiwan dan isu lain yang melukai kedaulatan China.

Baca juga: Bertemu Menlu AS, Kim Jong Un Sepakat Digelarnya KTT Kedua AS-Korut

"Tindakan tersebut memengaruhi rasa saling percaya antara kedua belah pihak dan memperburuk hubungan China-AS, yang sepenuhnya bertentangan dengan kepentingan kedua bangsa kita," ucap Wang.

"Kami meminta AS untuk menghentikan tindakan sesat seperti itu," imbuhnya.

Wang menambahkan, kedua negara harus menjalin kerja sama, bukannya malah berkonflik dan konfrontasi.

Menanggapi pernyataan Wang, Pompeo mengaku datang ke Beijing untuk berdiskusi.

"Isu-isu yang Anda sebutkan, kita memiliki perselisihan yang mendasar," ucapnya.

"Kami khawatir atas tindakan yang diambil China dan saya berharap memiliki kesempatan untuk membahasnya karena ini sangat penting," katanya.

Pompeo juga meminta pembatalan pertemuan antara Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dan Menhan China yang seharusnya berlangsung bulan ini di Beijing.

"Saya menyesal dialog strategis antara kedua negara kita adalah sesuatu yang Anda semua pilih untuk tidak lakukan," katanya.

Baca juga: China Hentikan Impor Minyak Mentah dari AS

"Dialog strategis tidak dibatalkan oleh China. Saya menyampaikan faktanya," tandas Wang.

Pertemuan Pompeo dan Wang terjadi, setelah Wakil Presiden AS Mike Pence menyampaikan pidato pada pekan lalu, yang meuding China berupaya intervensi dalam pemilu Kongres AS pada November mendatang.

AS juga memancing kemarahan China dengan menjual persenjataan ke Taiwan, dan kehadiran pejabat tinggi AS ke pulau itu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X