Kompas.com - 08/10/2018, 23:32 WIB
Ilustrasi pelaku kejahatan ditahan. THINKSTOCKIlustrasi pelaku kejahatan ditahan.

GANDHINAGAR, KOMPAS.com - Otoritas India telah menahan setidaknya 421 orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan dan penyerangan terhadap para pekerja migran.

Ratusan tersangka tersebut ditahan di negara bagian barat India, Gujarat. Diduga aksi penyerangan terkait dengan kasus pemerkosaan yang menimpa gadis berusia satu tahun.

Pejabat lokal mengatakan, ratusan pekerja migran, sebagian besar dari negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar, telah pergi beberapa hari usai aksi kekerasan.

Sementara pemerintah negara bagian Gujarat mengatakan telah menambah pasukan keamanan, terutama di pusat-pusat industri, di mana banyak terdapat pekerja migran tinggal.

Baca juga: Melawan Pelecehan Seksual, 36 Siswi di India Dikeroyok

"Pemerintah secara tegas mengecam insiden kekerasan terhadap para pekerja migran," kata JN Singh, Sekretaris Utama Negara Bagian Gujarat kepada wartawan di Gandhinagar.

"Kami telah melakukan tindakan tegas kepada para pelaku. Hingga Senin (8/10/2018) kami telah mendaftarkan 54 kasus di delapan distrik dan menangkap 421 tersangka pelaku kekerasan," tambah Singh dilansir AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peningkatan kasus kekerasan terhadap pekerja migran diyakini terkait dengan penangkapan seorang buruh migran yang bekerja di sebuah pabrik keramik atas tuduhan melakukan pemerkosaan terhadap anak berusia satu tahun pada 28 September lalu.

Kasus tersebut telah memicu aksi demonstrasi publik yang marah terhadap pelaku. Aksi kemudian berubah menjadi gelombang kekerasan yang terhadi di sejumlah distrik di utara.

Sementara korban perkosaan dilaporkan telah meninggalkan rumah sakit pada akhir pekan lalu.

Ditambahkan Menteri Utama Negara Bagian, Vijay Rupani, tindakan tegas terhadap aksi kekerasan telah ditingkatkan dalam 48 jam terakhir. Pihaknya berjanji mereka yang terlibat dalam serangan terhadap pekerja migran bakal ditindak.

"Saya menyerukan kepada warga Gujarat untuk turut menjaga suasana damai dan harmonis," ujarnya.

Baca juga: India Kembangkan Database Para Pelaku Kejahatan Seksual

.

.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.