Pemberontak Suriah Selesai Tarik Senjata Berat dari Garis Depan Idlib

Kompas.com - 08/10/2018, 20:49 WIB
Suasana salah satu sudut kota di Provinsi Idlib yang merupakan wilayah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak Suriah. AFP / OMAR HAJ KADOURSuasana salah satu sudut kota di Provinsi Idlib yang merupakan wilayah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak Suriah.

IDLIB, KOMPAS.com - Pemberontak Suriah dilaporkan telah selesai melakukan penarikan senjata berat dari garis depan di Provinsi Idlib, wilayah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak.

Menurut laporan dari koresponden kantor berita Turki, Anadolu, di Idlib, penarikan persenjataan berat tersebut sebagai hasil kesepakatan yang dicapai bulan lalu antara sekutu rezim Suriah, Rusia dengan pendukung kelompok pemberontak, Turki.

"Pasukan oposisi Suriah yang didukung Turki serta kelompok bersenjata anti-rezim Bashar al-Assad telah menarik sejumlah persenjataan berat mereka, termasuk peluncur roket, mortir, dan rudal jarak menengah," tambah Anadolu, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Kelompok Pemberontak di Suriah Setuju Zona Demiliterisasi di Idlib


Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama dengan Pemimpin Rusia, Vladimir Putin telah menyepakati dibentuknya zona demiliterisasi di Provinsi Idlib.

Kesepakatan tersebut untuk menghindari serangan militer besar-besar yang dilancarkan pasukan rezim Bashar al-Assad di wilayah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak Suriah.

Dalam kesepakatan itu, wilayah seluas 15 hingga 20 kilometer di Idlib yang akan menjadi zona penyangga atau demiliterisasi harus bebas dari kelompok militan dan persenjataan berat.

Zona demiliterisasi tersebut akan mulai diberlakukan pada 15 Oktober dan pada 10 Oktober sudah harus bebas dari kelompok militan dan senjata berat.

Sementara untuk menjaga keamanan di zona demiliterisasi atau yang juga disebut zona penyangga itu akan dilakukan patroli gabungan yang terkoordinasi dari pasukan Rusia dan Turki.

Proses pemindahan senjata berat dikabarkan telah mulai dilakukan kelompok pemberontak pada Sabtu (6/10/2018).

Kedua kelompok pemberontak itu, Tentara Pembebasan Idlib (FIA) dan Failaq al-Sham, telah mulai memindahkan artileri dan peluru mortar mereka dari wilayah yang dekat dengan kota Maaret al-Numan.

Baca juga: Aliansi Pemberontak Suriah Tolak Pasukan Rusia di Zona Demiliterisasi Idlib

.

.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,Anadolu
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X