Aung San Suu Kyi Janjikan Transparansi soal Krisis Rohingya

Kompas.com - 08/10/2018, 18:30 WIB
Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi berbicara di ajang World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Kamis (13/9/2018). AFP/YE AUNG THUPemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi berbicara di ajang World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Kamis (13/9/2018).

TOKYO, KOMPAS.com - Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menuturkan tidak ada yang ditutup-tutupi terkait penanganan krisis Rohingya.

Pernyataan itu disampaikan Suu Kyi di hadapan para pengusaha Jepang di Tokyo, sebagaimana diberitakan AFP Senin (8/10/2018).

Baca juga: Yayasan Nobel Tegaskan Penghargaan Bagi Aung San Suu Kyi Tidak Dicabut

Dia dijadwalkan bakal bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang menjadi ketua pertemuan para pemimpin Asia Tenggara Selasa (9/10/2018).

Peraih Nobel Perdamaian 1991 itu mengakui pemerintahannya menghadapi tantangan yang terjadi karena menangani krisis di Rakhine dalam upayanya meraih perdamaian.

"Saya siap meningkatkan transparansi. Kami tidak menyembunyikan fakta di hadapan teman-teman kami," tegas pemimpin 73 tahun tersebut.

Dia menjelaskan, dia lebih mengedepankan perdamaian dan stabilitas di negaranya dalam usaha untuk menarik investasi luar negeri.

"Jika Anda mempunyai kekhawatiran atau mendapat masalah, janganlah ragu berdiskusi dengan kami. Kami berharap bisa lebih terbuka," terang Suu Kyi.

Dia mendapat kritikan dan kecaman dari dunia internasional karena tidak bersuara tatkala militer melaksanakan operasi di Rakhine 25 Agustus 2017.

Kampanye militer itu membuat 700.000 warga Rohingya melarikan diri dengan sebagian besar berada di kamp pengungsian Bangladesh.

Sikap Suu Kyi membuatnya dicopot dari sejumlah penghargaan. Terakhir, statusnya sebagai warga kehormatan Kanada dicopot.

Para pendukung Suu Kyi menyatakan, dia tidak bisa bebas mengutarakan sikap karena dia masih terbelenggu oleh pengaruh militer.

Baca juga: PM Malaysia: Tak Ada Dukungan bagi Aung San Suu Kyi

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X