Kompas.com - 08/10/2018, 17:12 WIB
Elijah Muhammad atau Elijah Robert Poole, pemimpin Nation of Islam (NOI). ENCYCLOPEDIA BRITANNICAElijah Muhammad atau Elijah Robert Poole, pemimpin Nation of Islam (NOI).

KOMPAS.com - Elijah Muhammad adalah salah satu pemimpin pergerakan Muslim yang paling berkembang di AS.

Dia adalah pemimpin pergerakan Nation of Islam atau NOI dan sempat menjadi mentor bagi Malcolm X, Louis Farrakhan, hingga Muhammad Ali.

Terlahir dengan nama Elijah Robert Poole pada 7 Oktober 1897 di Sanderville, Georgia. Elijah adalah anak ketiga dari 13 bersaudara. Dia lahir di tengah keluarga sederhana, bahkan cenderung kekurangan.

Sang ayah, William Poole Sr adalah seorang pendeta dan petani penggarap sawah dengan dibantu istrinya Mariah Hall, yang juga ibu dari Elijah.

Elijah hanya sempat mengenyam pendidikan sekolah hingga kelas III, sebelum akhirnya memilih berhenti saat kelas IV sekolah dasar, untuk membantu orangtuanya bekerja di ladang.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Muhammad Ali, Sang Legenda Tinju Dunia

Elijah hidup pada masa di mana warga kulit hitam dipandang rendah dan banyak dijadikan budak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat remaja, Elijah telah menyaksikan beberapa kali aksi pembunuhan kejam orang kulit hitam oleh sekelompok warga kulit putih.

Pada 1917, saat berusia 20 tahun, Elijah menikah dengan Clara Evans yang berusia 18 tahun dan dari pernikahan mereka lahirlah enam anak laki-laki dan dua anak perempuan.

Pada 1923, Elijah pindah ke Detroit, Michigan bersama keluarga besarnya demi mendapat kehidupan yang lebih baik.

Selama tinggal di Detroit, Elijah mulai ikut dan terlibat dalam berbagai pergerakan kaum kulit hitam. Hingga akhirnya pada Agustus 1931, dia bertemu dengan Wallace Fard Muhammad atau yang dikenal dengan Wallace D Fard.

Fard adalah pendiri kelompok pergerakan yang disebut Nation of Islam atau NOI. Melalui Fard, Elijah mulai berkenalan dengan agama Islam. Fard juga yang kemudian memberinya nama Muhammad.

Tak hanya Elijah, sejumlah anggota keluarganya juga bergabung dengan NOI, salah satunya sang adik, Kalot Muhammad yang kemudian ditunjuk menjadi pemimpin kelompok paramiliternya yang disebut Fruit of Islam (FOI).

Pada 1934, Wallace Fard menghilang dan Elijah menggantikannya memimpin pergerakan. Namun hal itu tidak diraihnya dengan mudah karena dia harus bersaing dengan sejumlah calon potensial lainnya, termasuk saudaranya sendiri.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Ruhollah Khomeini, Pemimpin Revolusi Iran

Pemimpin Nation of Islam

Setelah meraih kursi kepemimpinan NOI, perlawanan dari para pesaingnya tak berakhir, bahkan semakin sengit bahkan sampai pada ancaman pembunuhan.

Khawatir akan keselamatan dirinya dan keluarganya, Elijah memilih meninggalkan Detroit dan pindah ke Chicago. Namun karena ancaman masih tetap ada, mereka kembali pindah ke Milwaukee, Wisconsin dan kemudian ke Washington DC.

Pada 1942, Elijah Muhammad sempat ditahan karena menolak perintah wajib militer selama Perang Dunia II, namun kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Dia kemudian pindah kembali ke Chicago atas saran pengacaranya demi menghindari aksi perburuan kulit hitam. Selama dalam pelariannya, Elijah masih terus memimpin NOI.

Dia kemudian mengajak para pengikutnya untuk menolak perintah wajib militer seperti yang dilakukannya. Atas tindakannya itu, Elijah didakwa melakukan penghasutan dan dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun sejak 1942 hingga 1946 di penjara federal di Milan, Michigan.

Meski berada di balik jeruji penjara, Elijah, dengan bantuan istri dan orang-orang kepercayaannya, tetap memimpin organisasi dan pergerakan NOI melalui surat yang dia tulis di dalam penjara.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Jimi Hendrix, Sang Gitaris Legendaris

Perkembangan NOI selama ditinggalkan Elijah di penjara berjalan stagnan. Saat Elijah menyelesai masa hukumannya, anggota NOI hanya tersisa kurang dari 400 orang.

Barulah setelah Elijah kembali memimpin langsung, pertumbuhan organisasinya kembali meningkat bahkan berlipat.

Tempat beribadahannya pun meningkat dari hanya empat pada 1946 menjadi 15 pada 1955 dan 50 yang tersebar di 22 negara bagian pada 1959.

Organisasi NOI di bawah kepemimpinan Elijah meningkat pesat karena dirinya mampu memenuhi kebutuhan warga kulit hitam dengan tempat tinggal dan pekerjaan untuk pemuda kulit hitam.

Pada 1970, NOI telah memiliki usaha toko roti, salon potong rambut, kedai kopi, toko kelontong, persewaan mesin cuci, usaha perumahan, peternakan dan usaha lainnya.

NOI juga memiliki usaha perbankan dan pendidikan dengan sekolah di 47 kota di AS pada 1974.

Akhir Kehidupan

Di usai 70-an tahun, kondisi kesehatan Elijah mulai menurun. Pada 30 Januari 1975, dia dibawa ke rumah sakit di Chicago karena menderita komplikasi antara gangguan jantung, diabetes, radang paru-paru dan asma.

Elijah dinyatakan meninggal di usia 77 pada 25 Februari 1975 karena gagal jantung dan dimakamkan di Pemakaman Mount Glenwood Memory Gardens. Posisinya sebagai pemimpin organisasi NOI digantikan oleh salah satu putranya, Warith Deen Mohammed.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: WEB Du Bois, Aktivis Hak Asasi Warga Kulit Hitam

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.