Presiden Interpol yang Hilang Ditahan Badan Anti-korupsi China

Kompas.com - 08/10/2018, 12:25 WIB
Direktur Interpol, Meng Hongwei. AFP/ROSLAN RAHMANDirektur Interpol, Meng Hongwei.

BEIJING, KOMPAS.com - Otoritas China mengumumkan telah menahan Presiden Kepolisian Internasional ( Interpol) Meng Hongwei.

Komisi Pengawasan Nasional, badan yang menyelidiki korupsi di kalangan pejabat publik, melalui keterangan resmi menyatakan Meng saat ini berada dalam investigasi.

Dilaporkan BBC Senin (8/10/2018), Meng ditahan karena dianggap melakukan pelanggaran hukum yang tidak dijeaskan lebih lanjut.

Baca juga: Direktur Interpol Dilaporkan Hilang Saat Berkunjung ke China

CNN memberitakan, pernyataan yang dirilis Minggu (7/10/2018) itu tak menyebut Meng ditahan atau dia tetap berada di China.

Namun, penyebutan "berada dalam investigasi" biasanya dianggap bahwa pejabat tersebut telah ditangkap otoritas anti-korupsi tersebut.

Media lokal South China Morning Post mengutip sumber yang menuturkan Meng langsung "dibawa pergi" setelah dia mendarat di Beijing pekan lalu.

Analis menyebut menghilangnya Meng memberikan dampak negatif bagi China. Antara lain upaya mereka membangun kerja sama terkait isu penegakan hukum.

Komentator politik Zhang Lifan menjelaskan, peluang bagi pejabat China untuk menempati organisasi internasional bisa menipis.

"Namun, saya yakin mereka telah memikirkan risiko kehilangan muka di panggung internasional sebelum melaksanakan penahanan," ujar Zhang.

Dia meyakini Meng terlibat dalam kasus besar. Karena jika korupsi biasa, pemerintah China tak bakal langsung menangkapnya setelah dia mendarat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X