Warga Palestina Protes Angka Pengangguran Tinggi di Jalur Gaza

Kompas.com - 08/10/2018, 11:37 WIB
Perekonomian Palestina tidak bisa berkembang karena sebagian besar daerah negeri itu dikuasai Israel dan tak bisa diakses warga Palestina. AFPPerekonomian Palestina tidak bisa berkembang karena sebagian besar daerah negeri itu dikuasai Israel dan tak bisa diakses warga Palestina.

GAZA CITY, KOMPAS.com - Puluhan warga Palestina berunjuk rasa terkait tingginya angka pengangguran di Jalur Gaza pada Minggu (7/10/2018).

Seperti diketahui, penyerapan tenaga kerja terus lumpuh sejak blokade Israel pada 2007.

Melansir Middle East Monitor, mereka mendesak pemerintah dan Departemen Tenaga Kerja yang berbasis di Ramallah untuk campur tangan menciptakan lapangan kerja bagi warga Palestina di wilayah pesisir.

Baca juga: Presiden Palestina Beri Ultimatum Hamas untuk Serahkan Kendali Gaza


"Sekarang, keluarga miskin di Gaza keluar untuk meningkatkan suara mereka di hadapan Otoritas Palestina (PA) dan komunitas internasional," kata Talal Abu Zarifa, anggota Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP).

"Kami ingin PA memperbaiki kebijakan dan mengakhiri divisi yang telah mengubah Jalur Gaza menjadi zona bencana bersama dengan blokade (Israel)," ucapnya.

Dia juga mengutuk komunitas internasional yang terus berdiam terhadap blokade Israel di Jalur Gaza.

Bulan lalu, Bank Dunia memperingatkan ekonomi Gaza sedang jatuh bebas dan menyerukan Israel dan masyarakat internasional untuk mengambil tindakan segera.

Dalam kurun waktu 10 tahun, presentase pengangguran usia 15-29 tahun di Palestina meningkat menjadi 41 persen pada tahun lalu.

Sementara, pada 2007, jumlah pengangguran pada usia tersebut sebesar 30,7 persen.

Wilayah Jalur Gaza menjadi area dengan peningkatan pengangguran paling pesat, dengan 61,2 persen pada 2017 dibandingkan 39,8 persen pada 2007.

Baca juga: Qatar Siap Pasok Bahan Bakar untuk Pembangkit Listrik di Jalur Gaza

Pengangguran di Gaza telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari pendudukan Israel terhadap daerah kantong dan penutupan jalur darat serta pelabuhan lautnya.

Bank Dunia dalam economic outlook yang dirilis pada April lalu memprediksi produk domestik bruto Palestina akan menurun 0,2 persen menjadi 2,5 persen pada 2018.

Partisipasi kerja di Palestina masih didominasi oleh pria dengan 71 persen pada 2017, sementara perempuan hanya 19 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X