Gempa 5,9 Magnitudo di Haiti Renggut 12 Korban Jiwa

Kompas.com - 08/10/2018, 09:35 WIB
Penduduk Haiti mengumpulkan sisa-sisa besi pada bangunan yang hancur akibat gempa di Gros Morne, Haiti, Sabtu (6/10/2018). (AFP/Hector Retamal) Penduduk Haiti mengumpulkan sisa-sisa besi pada bangunan yang hancur akibat gempa di Gros Morne, Haiti, Sabtu (6/10/2018). (AFP/Hector Retamal)

GROS-MORNE, KOMPAS.com - Gempa 5,9 magnitudo melanda negara di Karibia, Haiti, pada Sabtu (6/10/2018) pukul 20.10 waktu setempat, menyebabkan 12 orang tewas dan melukai 188 orang.

AFP mewartakan pada Minggu (7/10/2018), guncangan kuat itu membuat penduduk berlarian ke jalan di kawasan pesisir barat laut Haiti.

Guncangan terasa di sekitar kota pesisir Port-de-Paix. Pusat gempa terdeteksi di 19 km barat laut kota tersebut.

Gempa menyebabkan beberapa rumah dan bangunan publik hancur. Sementara, getarannya sampai ke ibu kota Haiti, Port-de-Prince sehingga membuat penduduk teringat akan gempa dahsyat 2010.

Baca juga: Trump Bantah Ucapkan Komentar Rasis terhadap Haiti dan Afrika

Seperti diketahui, gempa 8 tahun lalu menewaskan 200.000 orang dan melukai lebih dari 300.000 orang.

Presiden Haiti Jovenel Moise dan Perdana Menteri Jean-Henry Ceant berkunjung ke wilayah terdampak untuk melihat kerusakan serta mengoordinasikan upaya evakuasi.

Dalam unggahan foto di Twitter, dia terlihat memberi pengarahan di pusat darurat, bertemu korban, meninjau kerusakan, dan mengapresiasi para petugas setempat di Port-de-Paiz.

Dia juga mengunjungi Gros-Morne, dan mengungkapkan belasungkawa serta menyampaikan dukungan kepada penduduk.

"Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang," kicaunya di Twitter.

Ada aktivitas yang tidak biasa di Gros-Morne ketika bangunan pusat hancur. Penduduk menggunakan tangan kosong untuk mengambil batang logam dari puing-puing bangunan untuk dijual kembali.

Sementara, penjaga gedung yang tidur saat gempa terjadi menjadi salah satu korban tewas.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Haiti menyampaikan belasungkawa dan siap untuk memberikan upaya bantuan jika dibutuhkan. Representatif PBB di Haiti, Helen La Lime, juga menawarkan bantuan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X