Kompas.com - 07/10/2018, 20:15 WIB
Anggota Kepolisian Elit Unit Teknis Kontra Terorisme Kerajaan Malaysia saat mengikuti peringatan hari kemerdekaan Malaysia di Kuala Lumpur, 31 Agustus 2017 lalu. AFP / MOHD RASFANAnggota Kepolisian Elit Unit Teknis Kontra Terorisme Kerajaan Malaysia saat mengikuti peringatan hari kemerdekaan Malaysia di Kuala Lumpur, 31 Agustus 2017 lalu.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Otoritas Malaysia menahan delapan orang yang diduga anggota kelompok militan yang menyebarkan ekstremisme agama di negara Asia Tenggara itu.

Delapan orang yang ditahan semuanya pria berusia antara 24-38 tahun. Mereka ditahan oleh Divisi Kontra Terorisme Cabang Khusus Bukit Aman di Perlis, Kuala Lumpur dan Johor pada 24 September lalu.

Tujuh orang di antaranya merupakan warga asing dengan lima orang asal negara di Eropa, satu orang asal Amerika dan seorang warga Timur Tengah. Sementara seorang lainnya merupakan warga Malaysia.

Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Tan Sri Mohamad Fuzi Harun mengatakan, seluruh tersangka terlibat dengan pusat pembelajaran Islam di Perlis, yang diyakini menyebarkan ekstremisme.

Baca juga: Miras Oplosan Tewaskan 29 Orang di Malaysia

"Mereka semua adalah siswa atau mantan staf pengajar di pusat pembelajaran itu," kata Fuzi Harun, dilansir The Star Online, Sabtu (6/10/2018).

"Kami melakukan penahanan setelah mendapat informasi intelijen yang dapat ditindaklanjuti bahwa kelompok teroris yang bermarkas di Yaman berencana mendirikan pusat pembelajaran di Asia Tenggara untuk mempromosikan ajaran ekstremis Salafi Jihadi."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hasil investigasi awal berdasarkan informasi intelijen yang dibagikan oleh badan intel asing menunjukkan tersangka memiliki hubungan dengan madrasah di Yaman yang mengajarkan pembunuhan terhadap non-Muslim dan Muslim yang berbeda dengan mereka," lanjutnya menerangkan.

Fuzi Harun mengatakan, enam di antara para tersangka diyakini terkait dengan kelompok teroris ISIS, maupun sel-sel teror lain yang ada di wilayah itu.

Malaysia saat ini masih berjuang untuk mengekang pengaruh sel-sel militan yang terkait dengan kelompok ekstrim Islam, termasuk ISIS.

Banyak warha Malaysia yang telah pergi ke Timur Tengah untuk bergabung dengan kelompok-kelompok militan maupun ISIS dalam beberapa tahun terakhir. Mereka banyak yang melintas melalui Turki

Ratusan orang yang diduga memiliki hubungan dengan ISIS telah ditahan di Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Polisi Selamatkan 19 TKI Ilegal yang Akan Dikirim ke Malaysia

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.