Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 07/10/2018, 13:13 WIB

Menurut Gadkari, sistem lalu lintas di dalam negeri perlu untuk dirombak lantaran dari sisi infrastruktur yang dianggap tak mampu mengimbangi peningkatan volume kendaraan yang ada.

Karenanya, pihaknya akan lebih memprioritaskan pada mengurangi jumlah korban kecelakaan di jalan daripada membangun lebih banyak jalan.

Baca juga: Pemotor Tanpa Helm Bakal Dilarang Beli Bensin di SPBU di Bangladesh

Dari segi ekonomi, kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas di India hampir mencapai 3 persen dari pendapat negara atau hampir mencapai 8,2 miliar dolar (sekitar Rp 124 triliun) per tahun.

Gadkari juga menyebut 30 persen surat izin mengemudi yang beredar di masyarakat adalag palsu dan Badan Pengatur Lalu Lintas telah menjadi sarang praktik suap dan korupsi.

Untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi telah mengumumkan anggaran sebesar 1,65 miliar dolar (sekitar Rp 25 triliun) akan dialokasikan untuk memperbaiki 726 lokasi rawan kecelakaan di seluruh negeri.

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Al Arabiya
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke