Thailand Bentuk Pasukan Pengawal Raja Beranggotakan 1.600 Orang

Kompas.com - 05/10/2018, 20:54 WIB
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn resmi menerima warisan kerajaan Thailand sebesar 30 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 422 triliun. AFP / PANUPONG CHANGCHAI / THAI NEWS PIXRaja Thailand Maha Vajiralongkorn resmi menerima warisan kerajaan Thailand sebesar 30 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 422 triliun.
|

BANGKOK, KOMPAS.com - Sebanyak lebih dari 1.600 personel polisi akan ditugaskan untuk mengamankan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan keluarganya.

Jumlah ini menjadikan personel kepolisian meningkat empat kali lipat di saat kerajaan itu sedang melakukan reorganiasi istana.

Torsak Sukmivol, komandan baru Divisi Khusus, mengatakan bahwa saat ini terdapat 400 personel dari Divisi Penangkal Kejahatan, yang sejak lama ditugaskan menjaga keluarga kerajaan.

Baca juga: Raja Thailand Resmi Terima Warisan Rp 422 Triliun

"Nantinya, jumlah staf yang disiapkan menjadi 1.617 personel. Perekrutan dan pelatihan bisa memakan waktu lima tahun," kata Torsak.

Pasukan pengamanan raja ini nantinya akan membawahi 10 subdivisi termasuk unit intelijen dan patroli untuk mengamankan kunjungan raja ke berbagai wilayah negeri.

"Setelah pelantikan raja, maka kegiataan istana akan semakin banyal. Jadi 400 personel tidak akan cukup," tambah Torsak.

Sejauh ini belum diperoleh tanggal resmi pelantikan Vajiralongkorn sebagai raja baru Thailand.

Bagi warga Thailand, keluarga kerajaan dianggap sakral dan tak bisa disentuh.

Keluarga kerajaan juga dilindungi undang-undang anti-penghinaan yang paling keras di dunia.

Namun, kesatuan baru ini belum ditugaskan untuk memantau pelanggaran terhadap undang-undang anti-penghinaan raja.

Baca juga: Mendiang Raja Thailand Dikremasi Hari Ini

Thailand memang amat agresif jika terdapat tindakan atau perkataan yang dianggap menghina keluarga kerajaan.

Hukuman untuk pelanggaran ini amat berat, kesalahan kecil saja bisa diganjar penjara selama 15 tahun.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.