Presiden Palestina Beri Ultimatum Hamas untuk Serahkan Kendali Gaza

Kompas.com - 05/10/2018, 20:00 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada Kamis (27/9/2018), di New York City, Amerika Serikat. (AFP/Stephanie Keith) Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada Kamis (27/9/2018), di New York City, Amerika Serikat. (AFP/Stephanie Keith)

RAMALLAH, KOMPAS.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas dikabarkan telah mengeluarkan ultimatum kepada Hamas agar menyerahkan kendali penuh atas Jalur Gaza dalam empat pekan ke depan atau hingga akhir bulan ini.

Apabila Hamas menolak, maka Abbas akan memerintahkan untuk penghentian seluruh pendanaan ke Jalur Gaza.

Hal tersebut sebagai hasil dari pertemuan yang digelar antara pemimpin kelompok Hamas dengan pejabat senior Otoritas Palestina di Kairo.

Demikian diberitakan kantor berita Israel, Kan, pada Kamis (4/10/2018) malam, mengutip pernyataan pejabat dari kantor kepresidenan Palestina.

Melansir dari The Jerusalem Post, kabar ultimatum kepada Hamas tersebut ditanggapi negatif oleh pihak Israel yang menganggap pernyataan itu dapat memperburuk situasi di Gaza.

Baca juga: Hamas Yakin Israel Segera Cabut Blokade Terhadap Jalur Gaza

"Abu Mazen (julukan Presiden Mahmoud Abbas) sedang mencoba memperburuk situasi di Gaza," kata Yuval Steinitz, anggota Knesset yang juga Menteri Energi Israel.

Pekan lalu, salah seorang pejabat Hamas, Mahmoud al-Zahar, turut mengklaim bahwa Presiden Abbas telah berencana mengambil tindakan tegas terhadap organisasi itu.

Salah satunya dengan menghentikan transfer gaji untuk para pekerja Hamas, sebuah isu lama dan telah dikenal sebagai kartu ultimatum antara pemimpin Otoritas Palestina dan Hamas.

Selama beberapa tahun terakhir, antara kedua faksi tersebut telah berusaha mencapai rekonsiliasi dan pemahaman. Upaya itu telah ditingkatkan dalam beberapa bulan terakhir dengan bantuan mediasi Mesir.

Kelompok Hamas menguasai wilayah Jalur Gaza sejak 2007, setelah memenangkan pemilihan parlemen yang digelar di Palestina pada 2006.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X