Kuburan Massal ISIS Berisi Lebih dari 1.000 Jenazah Ditemukan di Suriah

Kompas.com - 04/10/2018, 13:09 WIB
Kota Raqqa, Suriah utara, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ISIS, kini telah hancur dan ribuan militan telah meninggalkan kota itu setelah kehilangan wilayahnya. Kota itu jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung AS. Reuters via The GuardianKota Raqqa, Suriah utara, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ISIS, kini telah hancur dan ribuan militan telah meninggalkan kota itu setelah kehilangan wilayahnya. Kota itu jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung AS.

RAQQA, KOMPAS.com - Sebuah kuburan massal kembali ditemukan di bekas benteng pertahanan ISIS di kota Raqqa, Suriah. Diyakini ada lebih dari 1.000 jenazah yang dikuburkan di tempat tersebut.

Temuan tersebut diungkapkan oleh tim respons awal dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pada Rabu (3/10/2018), yang melakukan penyisiran ke kawasan Al-Panorama.

Melansir dari Middle East Monitor, sumber setempat menkonfirmasi kuburan massal tersebut berisi 1.000 hingga 1.500 jenazah dan tertutup reruntuhan bangunan yang hancur.

Jenazah yang ditemukan diyakini merupakan warga sipil dan juga anggota ISIS yang terbunuh saat berlangsungnya serangan udara yang dilancarkan koalisi AS.

Baca juga: Trump Klaim Keberhasilan Mengusir ISIS dari Raqqa Berkat Dirinya

"Tim dari Komite Rekonstruksi Dewan Sipil Kota Raqqa terus mengeluarkan jenazah yang dikubur di bawah rumah-rumah warga, serta fasilitas umum, termasuk sekolah, selama kota itu dikuasai teroris ISIS," kata SDF dalam pernyataannya.

Otoritas Kurdi sebelumnya juga telah menemukan 96 jenazah yang dikuburkan di halaman Masjid Al-Raqqa, setelah warga sipil mengubahnya menjadi pemakaman sementara selama pemboman yang dilancarkan pasukan AS ke kota tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi lain yang juga diketahui telah menjadi kuburan massal yakni stadion sepakbola Al-Rashid, kebun binatang kota, Masjid Al-Qadim, dan permukiman Al-Badou.

Menurut laporan dari SDF, setidaknya telah ada 2.200 jenazah yang ditemukan sejak kelompok ISIS diusir dari kota awal tahun ini.

Dari jumlah tersebut, hanya 75 jenazah yang telah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk kemudian dimakamkan secara layak. Sisanya masih tetap tidak teridentifikasi dan telah mulai membusuk.

Organisasi hak asasi manusia, Amnesty International dalam laporannya telah mengecam Koalisi AS di Suriah yang dianggap gagal melindungi warga sipil selama dilancarkannya serangan melawan kelompok teroris ISIS.

Namun laporan tersebut disangkal dengan koalisi menyebut hanya ada 23 korban tewas dari warga sipil selama hampir lima bulan dilancarkannya kampanye militer ke Kota Raqqa pada Juni hingga Oktober 2017.

Baca juga: Putra Bungsu Pemimpin ISIS Dikabarkan Tewas di Suriah



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X