Australia dan Inggris Kecam Serangan Siber oleh Intelijen Militer Rusia

Kompas.com - 04/10/2018, 12:11 WIB
Scott Morrison terpilih sebagai perdana menteri baru Australia pada Jumat (24/8/2018). (AFP/Mark Graham) Scott Morrison terpilih sebagai perdana menteri baru Australia pada Jumat (24/8/2018). (AFP/Mark Graham)

CANBERRA, KOMPAS.com - Inggris dan Australia telah mengeluarkan kecaman bersama, menuduh intelijen militer Rusia menggunakan serangan siber untuk menciptakan kekacauan di bidang olahraga sampai ke transportasi.

Intelijen militer Rusia juga dituduh terlibat dalam serangan siber dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016 dalam usaha memberi citra buruk demokrasi ala Barat.

Dalam penilaian yang dibuat oleh lembaga Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) Inggris, lembaga intelijen militer Rusia (GRU) disebut sebagai dalang yang menggunakan jaringan hacker untuk menyebarkan kekacauan di seluruh dunia.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, dinas intelijen Australia yang mengadakan konsultasi dengan sekutu internasionalnya menyimpulkan GRU bertanggung jawab atas serangkaian pola serangan siber dengan niat buruk.

Baca juga: Peretas Korea Utara Berupaya Curi Rp 16 Triliun dari Berbagai Bank

"Walau Australia tidak secara signifikan mengalami dampaknya, aktivitas ini mengganggu publik di bagian dunia lain untuk menjalankan aktivitas sehari-hari," ucapnya.

"Ini menyebabkan dampak buruk yang signifikan dan mengenai siapa saja terhadap infrastruktur sipil. Akibatnya, kerugian ekonomi jutaan dollar termasuk juga di Rusia," ujarnya.

"Ini tidak bisa diterima dan pemerintah Australia menyerukan kepada seluruh negara termasuk Rusia untuk menghentikan kegiatan buruk seperti ini," imbuh Morrison.

Menurut Inggris, GRU hampir pasti terlibat dalam serangan terhadap Badan Anti-doping Dunia pada 2017, tindakan penyintasan terhadap Komite Nasional Partai Demokrat AS di 2016, dan pencurian e-mail dari sebuah stasiun televisi Inggris pada 2015.

"Tindakan GRU adalah tindakan ceroboh dan tidak pandang bulu dalam usaha ikut campur tangan dalam pemilu di negara lain." kata Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt.

"Pesan kami jelas bersama dengan sekutu kami, kami akan mengungkap dan bereaksi terhadap usaha GRU mengganggu stabilitas internasional," ucapnya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X