Peretas Korea Utara Berupaya Curi Rp 16 Triliun dari Berbagai Bank

Kompas.com - 04/10/2018, 09:28 WIB
Ilustrasi peretas. Reuters/BBCIlustrasi peretas.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kelompok peretas Korea Utara berupaya untuk mencuri uang sekitar 1,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16,6 triliun dari 16 bank di 11 negara.

Melansir Yonhap, Rabu (4/10/2018), laporan dari perusahaan keamanan siber berbasis di Amerika Serikat, FireEye, menunjukkan kelompok peretas elite bernama APT38 sebagai pelaku di balik gelombang serangan siber pada bank-bank global dalam beberapa tahun terakhir.

Anggota tim peneliti FireEye, Nalani Fraser mengatakan kepada AFP, data perusahaannya telah mengonfirmasi serangan peretasan yang diluncurkan APT38 berusaha mencari 1,1 miliar dollar AS sejak 2014.

Baca juga: Kisah Warga Jepang Dijanjikan Surga jika Tinggal di Korea Utara

Kelompok itu juga telah berhasil mencuri ratusan juta dollar dari lembaga keuangan global.

Ancaman peretasan Korea Utara oleh APT38 masih ada, meski upaya diplomatik negara pimpinan Kim Jong Un dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat mulai mencair.

Sandra Joyce, wakil presiden intelijen FireEye, mengatakan salah satu karakteristik APT38 adalah, butuh beberapa bulan atau terkadang hampir dua tahun untuk menembus dan mempelajari cara kerja target, sebelum kemudian menyerangnya.

"Mereka memanfaatkan waktu untuk mempelajari seluk-beluk organisasi (bank)," kata Joyce.

"Setelah berhasil, mereka menyebarkan malware yang merusak saat mereka keluar," imbuhnya.

Dengan begitu, mereka dapat menyembunyikan jejak dan membuatnya lebih sulit bagi korban untuk mencari tahu apa yang terjadi.

APT38 adalah subkelompok organisasi payung peretas Korea Utara yang dikenal sebagai Lazarus dan memiliki misi mengumpulkan dana untuk rezim Utara.

Baca juga: Sejak Kim Jong Un Berkuasa, Jumlah Pembelot Korea Utara Menurun

APT38 dilaporkan meretas 16 bank di 11 negara, termasuk Amerika Serikat, Vietnam, Malaysia, dan Filipina, sejak 2014.

Beberapa korban yang diketahui termasuk Bank TP Vietnam pada 2015, Bank Bangladesh pada 2016, Bank Internasional Timur Jauh Taiwan pada 2017 dan Bancomext dari Meksiko, serta Banco de Chile pada 2018.

Sejauh ini, Korea Utara membantah terlibat dalam serangan siber global.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,Yonhap
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X