Jerman Sepakati Ekspor Senjata ke Arab Saudi Senilai Rp 4,4 Triliun

Kompas.com - 03/10/2018, 21:00 WIB
Barisan tentara militer Arab Saudi. MIDDLE EAST MONITORBarisan tentara militer Arab Saudi.

BERLIN, KOMPAS.com - Pemerintah Jerman telah menyetujui pengiriman persenjataan senilai 295 juta dolar AS (sekitar Rp 4,4 triliun) ke Arab Saudi.

Keputusan ekspor senjata tersebut bertentangan dengan kebijakan dari pemerintah koalisi yang melarang transfer persenjataan ke negara-negara yang dianggap terlibat langsung dalam peperangan di Yaman.

Diberitakan surat kabar Turki Daily Sabah, yang dilansir Middle East Monitor, tidak hanya Arab Saudi, sebanyak delapan negara lain yang terlibat dalam konflik di Yaman, juga menerima persenjataan senilai 28 juta dolar (sekitar Rp 422 miliar) dari Jerman dalam enam bulan terakhir.

Data itu diperoleh dari laporan Kementerian Ekonomi negara tersebut.


Baca juga: Koalisi Saudi Akan Buka Koridor Bantuan Kemanusiaan di Yaman

Diperkirakan pemerintah Jerman telah menyetujui hingga 87 izin ekspor persenjataan untuk anggota aliansi antara 14 Maret hingga 23 September lalu.

Ekspor dikatakan telah disetujui, meskipun telah ada kesepakatan dari pemerintah untuk tidak menjual persenjataan ke negara-negara yang terlibat langsung dalam perang Yaman.

Kesepakatan tersebut disamarkan selama pembentukan koalisi antara blok konservatif Kanselir Angela Merkel dengan Sosial Demokrat pada bulan Maret.

Tidak dijelaskan dalam kesepakatan tersebut tingkatan keterlibatan "langsung" yang dimaksudkan dilarang untuk menerima ekspor senjata.

Konflik yang terjadi di Yaman antara pasukan pro pemerintah yang didukung Koalisi Arab dengan kelompok milisi Houthi yang didukung Iran telah terjadi sejak 2015.

Tak hanya Jerman, Arab Saudi sebelumnya juga telah mencapai kesepakatan dengan Spanyol untuk pembelian rudal kendali laser, yang sempat dibatalkan, namun akhirnya dilanjutkan.

Baca juga: Spanyol Putuskan Lanjutkan Pengiriman 400 Rudal Kendali Laser ke Arab Saudi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X