Kompas.com - 03/10/2018, 11:59 WIB
Anwar Ibrahim (70), saat diwawancarai di kediamannya di Kuala Lumpur, Kamis (17/5/2018). AFP/ROSLAN RAHMANAnwar Ibrahim (70), saat diwawancarai di kediamannya di Kuala Lumpur, Kamis (17/5/2018).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Presiden terpilih Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia, Anwar Ibrahim, kembali melontarkan pernyataan soal relasinya dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Diwartakan Straits Times, Rabu (3/10/2018), Anwar menyatakan, meski Mahathir tidak meminta maaf kepadanya, dia sudah memaafkannya secara pribadi.

"Saya tidak pernah meminta dia minta maaf. Saya selalu tegas bahwa saya puas dengan sikap dan kesiapannya untuk bekerja dengan saya," katanya.

Baca juga: Anwar Ibrahim Dituduh Sodomi Pelajar Indonesia di Singapura

"Lupakan masa lalu dan melangkah ke depan," ucapnya, usai menghadiri acara untuk mengenang 150 tahun Mahatma Gandhi Pusat Kebudayaan India Netaji Subhash Chandra Bose di Brickfields.

Mengutip tokoh perdamaian di India, Anwar mengatakan pengampunan merupakan kekuatan untuk mencintai dan menghadapi ketidakadilan serta penindasan.

"Yang lemah tidak akan pernah memaafkan, pengampunan adalah atribut dari yang kuat," kata Anwar ke sebuah ruangan yang ramai dari sebagian besar warga India di Brickfields.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pernyataan Anwar itu terlontar untuk menanggapi pernyataan Mahathir dalam program BBC HARDtalk.

Dalam wawancara tersebut, Mahathir membantah pernah menyampaikan permintaan maaf kepada Anwar, yang dia pecat sebagai wakil perdana menteri dan ditangkap karena praktik korupsi dan sodomi pada 1998.

"Saya tidak pernah meminta maaf secara resmi kepadanya," katanya.

Seperti diketahui, Anwar dijatuhi vonis 9 tahun penjara setelah dianggap terbukti melakukan sodomi. Vonis itu mendapat kecaman dari dunia internasional.

Baca juga: Anwar Ibrahim: Seharusnya yang Dilantik Jadi PM Malaysia Itu Saya

Hukuman Anwar dianggap merupakan bentuk upaya pemerintahan Mahathir untuk membungkam lawan-lawan politiknya.

Hubungan keduanya mencair setelah Mahathir bertemu dan menjabat tangan Anwar di ruang gedung pengadilan Malaysia September 2016.

Mantan pemimpin oposisi Malaysia itu bebas dari penjara pada Mei lalu, setelah mendapat pengampunan atas kasus sodomi yang membuatnya dipenjara selama tiga tahun terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.