Investigasi New York Times: Trump Bantu Orangtuanya Hindari Pajak

Kompas.com - 03/10/2018, 08:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm). Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini disoroti oleh otoritas pajak negara bagian New York terkait laporan investigasi dari The New York Times.

Melansir dari AFP dan CNN pada Selasa (2/10/2018), dalam laporan itu, Trump disebut membantu orangtuanya untuk mengindari pajak senilai jutaan dollar pada 1990-an.

Dia juga disebut memiliki kekayaan lebih banyak dari kerajaan real estate ayahnya, Fred Trump, daripada yang diklaimnya dulu.

Menurut analisis The New York Times, mulai usia tiga tahun, Trump berhasil mengumpulkan sekitar 413 juta dollar AS (dihitung pada nilai saat ini) dari bisnis properti sang ayah.

Baca juga: Survei: Citra AS Jeblok sejak Trump Jadi Presiden

Dia dan saudara-saudaranya membantu orangtuanya mengumpulkan kekayaan dengan menyembunyikan jutaan dollar dalam pemberian di perusahaan palsu.

Trump juga membantu merumuskan strategi bagi orangtuanya untuk menurunkan nilai kepemilikan real estate pada pajak penghasilan guna mengurangi tagihan pajak mereka.

Lebih dari satu bulan penyelidikan, New York Times meninjau sekitar 100.000 halaman dokumen keuangan seperti laporan bank, audit keuangan, laporan pencairan uang tunai dan cek yang dibatalkan.

Penyelidikan itu termasuk,  lebih dari 200 surat pemberitahuan pajak penghasilan dari Fred Trump dan kemitraan serta kepercayaan keluarga Trump lainnya.

New York Times juga mewawancarai beberapa mantan karyawan dan penasihat ayahnya.

Menanggapi laporan The New York Times, pengacara Trump, Charles Harder, mengatakan hal tersebut keliru dan justru mencemarkan nama baik.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X