Tujuh Bulan Telantar di Bandara Malaysia, Pria Suriah Akhirnya Ditahan

Kompas.com - 02/10/2018, 18:20 WIB
Hassan al-Kontar saat berada di bandara internasional Kuala Lumpur di Malaysia. METRO.co.uk / TWITTERHassan al-Kontar saat berada di bandara internasional Kuala Lumpur di Malaysia.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang pria berkewarganegaraan Suriah ditahan otoritas Malaysia, setelah sebelumnya terdampar di Bandara Internasional Kuala Lumpur selama hampir tujuh bulan.

Hassan al-Kontar (36), terdampar di bandara tersebut sejak 7 Maret lalu setelah dirinya ditolak untuk terbang ke Ekuador.

Kontar dilaporkan tengah dicari oleh pihak Suriah karena melarikan diri dari wajib militer. Dia ditolak saat hendak memasuki pesawat ke Kamboja dan tidak diizinkan masuk kembali ke Malaysia karena masalah visa.

Pihak Imigrasi Malaysia akhirnya memutuskan untuk menahan Kontar pada Senin (1/10/2018).

Selama lebih dari enam bulan hidup di bandara, Kontar bertahan dengan makanan yang diberikan pihak maskapai dan mencuci di toilet.

Baca juga: Pria Suriah Ini Terdampar di Bandara Kuala Lumpur Selama Sebulan

Kontar juga mengisi waktunya di bandara dengan merekam video tentang kesehariaannya yang kemudian dia unggah ke situs YouTube.

Dalam video-videonya, dia banyak membahas dan mengeluhkan tentang kelompok-kelompok hak asasi manusia yang telah menolak membantunya dan tidak ada negara yang mau menerimanya.

Karena video-video yang diunggahnya ke media sosial dianggap telah menarik perhatian media massa dan dapat memberi kesan buruk soal Malaysia, otoritas setempat memutuskan menahan Kontar dan mengeluarkannya dari bandara.

"Pernyataannya di media sosial dianggap telah mempermalukan Malaysia," kata Kepala Imigrasi Malaysia, Mustafar Ali, dikutip kantor berita Bernama, Selasa (2/10/2018).

"Dia ditangkap kemarin (Senin, 1/10/2018) karena berada di area terlarang tanpa surat izin," tambahnya dilansir AFP.

Pejabat setempat kini tengah bekerja sama dengan otoritas Suriah untuk membuatnya dideportasi ke negaranya.

Kontar sempat bekerja di Uni Emirat Arab sebelum dirinya dideportasi ke Malaysia pada Januari 2017.

Dia menetap di Malaysia sebagai turis sampai masa berlaku visanya habis dan dia dilarang kembali ke negara itu.

Dia pernah mencoba terbang ke Kamboja namun kemudian ditolak masuk karena visanya tidak disetujui dan dia diterbangkan kembali ke Malaysia pada 7 Maret.

Baca juga: Lolos dari Senjata Kimia, Pria Suriah Ingin Namai Anaknya Donald Trump



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X