Turut Berduka, AS Siap Dukung Upaya Bantuan untuk Palu dan Donggala

Kompas.com - 01/10/2018, 10:19 WIB
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert menyampaikan keterangan kepada wartawan di Washington DC. Mandel Ngan / AFPJuru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert menyampaikan keterangan kepada wartawan di Washington DC.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauret berkicau di Twitter pada Minggu (30/9/2018), pemerintah AS siap memberi dukungan kepada semua orang yang terdampak gempa dan tsunami.

"Misi AS Indonesia memantau situasi secara dekat, dan belum menerima laporan adanya warga AS yang terkena dampak," tulisnya.

Baca juga: Berduka atas Tsunami Palu, Paus Fransiskus Doakan Para Korban

Dia juga mengungkapkan, AS dan Indonesia merupakan mitra strategis dan sahabat.

"Kami siap mendukung dalam upaya bantuan," imbuhnya.

Selain AS, pemerintah Australia juga menawarkan bantuan kepada warga Undonesia yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Donggala.

Perdana Menteri Scott Morrison dalam wawancaranya di program Insider ABC mengatakan, telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo.

Dia mengaku sudah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menyikapi bencana gempa bumi dan tsunami.

"Jika dia [Presiden Joko Widodo] membutuhkan bantuan kami, dia akan mendapatkannya," kata Morrison.

Baca juga: Bantu Warga Donggala dan Palu, Uni Eropa Kucurkan Rp 26 Miliar

Komisi Uni Eropa juga memberi bantuan kemanusiaan sebesar 1,5 juta euro atau skeitar Rp 26 miliar untuk Indonesia.

Selain memberikan bantuan dana, Uni Eropa juga mengirimkan seorang pakar ke kawasan bencana untuk melakukan koordinasi upaya pemulihan.

AFP mencatat, pemerintah Indonesia pada Senin (1/20/2018) telah menyerukan bantuan internasional untuk mendukung upaya penanganan dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Presiden Joko Widodo memberi persetujuan kepada kami untuk menerima bantuan internasional untuk penanganan darurat bencana," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus menyampaikan duka cita kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, yang sampai kini sudah merenggut 832 jiwa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X