Kompas.com - 30/09/2018, 12:01 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan Imam Ali Erbas (kiri) berdoa untuk meresmikan Masjid Pusat Cologne di Cologne, Jerman Barat, Sabtu (29/9/2018). (AFP/Patrik Stollars) Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan Imam Ali Erbas (kiri) berdoa untuk meresmikan Masjid Pusat Cologne di Cologne, Jerman Barat, Sabtu (29/9/2018). (AFP/Patrik Stollars)

Kehadiran Erdogan di masjid tersebut tidak disambut oleh wali kota Cologne Henroette Reker dan menteri utama negara bagian Armin Laschet, yang menolak untuk hadir.

Kontroversial

Cologne terletak di negara bagian Rhine Utara-Westphalia, rumah bagi sejumlah besar etnis Turki yang berpindah ke Jerman debagai "pekerja tamu" dari 1960-an.

Masjid Pusat Cologne pertama kali dibuka pada 2017, setelah 8 tahun dibangun namun belum diresmikan. Masjid ini disebut sebagai masjid terbesar di Jerman.

Ukuran bangunan dirancang untuk menyerupai kuncup bunga dan dua menara yang menjulang tinggi membuat sebaian warga tidak puas.

Baca juga: Erdogan Wajibkan Transaksi Properti di Turki Gunakan Mata Uang Lira

Persatuan Islam Turki dari Institute for Religion (Ditib) yang mengatur desain kaca dan struktur itu juga bukan tanpa kontroversi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok ini menjalankan ratusan masjid di Jerman dengan para imam yang dibayar oleh Turki.

Dikenal karena hubungan dekatnya dengan Turki itu, maka mereka mendapat sorotan dengan beberapa anggota dicurigai sebagai mata-mata pembangkang Turki yang tinggal di Jerman.

Halaman:


Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.