Awak Mogok Kerja, Ryanair Batalkan 250 Penerbangan di Seluruh Eropa

Kompas.com - 28/09/2018, 15:55 WIB
Pesawat terbang milik maskapai penerbangan Ryanair. Daily MailPesawat terbang milik maskapai penerbangan Ryanair.

DUBLIN, KOMPAS.com - Jumlah pembatalan jadwal penerbangan maskapai Ryanair di Eropa bertambah menjadi 250 penerbangan, menyusul digelarnya aksi mogok massal awak kru pada Jumat (28/9/2018).

Sebelumnya, kru kabin Ryanair di Belgia, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, dan Spanyol menyatakan akan menggelar aksi mogok kerja dengan penerbangan yang batal mencapai 190 jadwal.

Sky News mencatat, jumlah tersebut kemudian dapat ditekan menjadi 150 penerbangan yang dibatalkan. Namun, bertambah seiring bergabungnya pilot Ryanair di Jerman dalam aksi itu sehingga membatalkan 100 penerbangan.

Baca juga: Penumpang Terlambat Kejar Pesawat Ryanair yang Hendak Lepas Landas

"Sangat mengecewakan karena penumpang kami di Jerman besok akan terganggu oleh pembatalan penerbangan akibat mogok kerja yang tidak semestinya," kata Direktur Operasional Ryanair Peter Bellew.

BBC mewartakan, serikat pekerja menuntut kesepakatan kontrak sesuai dengan negara masing-masing kru, bukan berdasarkan peraturan di Irlandia.

Sebagai informasi, Ryanair merupakan maskapai penerbangan yang berbasis di Irlandia.

CEO perusahaan tersebut, Michael O'Leary, mengaku telah menuliskan kepada serikat pekerja untuk menawarkan pergantian kontrak sesuai dengan negara para karyawan.

Harga saham Ryanair mengalami penurunan lebih dari 20 persen pada tahun ini karena berbagai aksi mogok massal yang dilakukan.

Sementara, pesaing utama Ryanair di penerbangan berbiaya rendah, easyJet, meraup keuntungan. Penumpang Ryanair yang menghadapi pembatalan jadwal penerbangan berbondong-bondong membeli tiket easyJet.

Baca juga: Karyawan Ryanair Mogok Massal, 190 Penerbangan di Eropa Dibatalkan

Bulan lalu, pilot Ryanair di seluruh Eropa menggelar aksi mogok selama 24 jam menuntut peningkatan gaji dan kondisi yang lebih baik.

Akibatnya, puluhan ribu penumpang menghadapi kekacauan transportasi pada puncak libuan musim panas.

Pada Juli 2018, aksi mogok awak kokpit dan kabin juga menggau 600 jadwal penerbangan di Belgia, Irlandia, Italia, Portugal, dan Spanyol. Setidaknya, 100.000 penumpang terdampak oleh hal tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X