Pidato Presiden Palestina di Sidang Umum PBB: Yerusalem Tidak Dijual

Kompas.com - 28/09/2018, 13:11 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada Kamis (27/9/2018), di New York City, Amerika Serikat. (AFP/Stephanie Keith) Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada Kamis (27/9/2018), di New York City, Amerika Serikat. (AFP/Stephanie Keith)

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato sekitar 40 menit di Sidang Umum PBB, di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (27/9/2018).

Pada pembuka pidatonya, dia mendeklarasikan Yerusalem tidak dijual. Dia juga menegaskan, hak rakyat Palestina bukan untuk ditawar-tawar.

"Yerusalem tidak dijual," ucapnya disambut tepuk tangan hadirin, saat membuka pidatonya, seperti diwartakan Arab News.

"Hak rakyat Palestina tidak untuk ditawar," imbuhnya.

Baca juga: AS Potong Dana untuk Gaza agar Palestina Akhiri Klaim atas Yerusalem

Dia menuduh Amerika Serikat telah merusak solusi dua negara, dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Yerusalem dan memangkas bantuan untuk Palestina hingga lebih dari 500 juta dollar AS atau Rp 7,4 triliun.

Tembok Barat yang ada di Kota Tua Yerusalem. Di lokasi tersebut rencananya akan dibangun stasiun kereta yang akan menghubungkan Tel Aviv dengan Yerusalem.Thomas Coex / AFP Tembok Barat yang ada di Kota Tua Yerusalem. Di lokasi tersebut rencananya akan dibangun stasiun kereta yang akan menghubungkan Tel Aviv dengan Yerusalem.
"Dengan semua keputusan, pemerintahan ini telah mengingkari semua komitmen AS sebelumnya, dan telah merusak solusi dua negara," kata Abbas, dalam pertemuan tahunan para pemimpin dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku menyambut inisiatif perdamaian oleh presiden AS, namun dikejutkan dengan keputusan dan aksi yang jelas melawan komitmennya terkait proses damai.

"Kami tidak akan menerima mediasi tunggal Amerika dalam proses perdamian," ujarnya.

Abbas menilai,Trump menunjukkan tindakan bias terhadap Israel sejak berkuasa.

AFP mewartakan, Abbas telah menyerukan digelarnya konferensi internasional untuk meluncurkan kembali proses perdamaian dengan mediator baru yang menggantikan AS pada Februari lalu.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP,Arab News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.