Trump: China Menghormati Saya karena Saya Pintar

Kompas.com - 27/09/2018, 18:54 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm). Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Nicholas Kamm).

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat membanggakan kemampuan intelektualnya dalam konferensi pers di sela Sidang Umum PBB.

CNBC melaporkan Kamis (27/9/2018), presiden 72 tahun tersebut menyebut pihak China menghormatinya karena dia memiliki kepandaian.

Baca juga: Trump Sebut Persahabatan dengan Presiden China Bisa Berakhir

Trump mengatakan dia mendengar kalimat yang diucapkan Michael Pillsbury, direktur lembaga think tank strategi China di Institut Hudson.

"Saya dengar dari Tuan Pillsbury, China menghormati Donald Trump karena pintar dan punya otak yang besar. Mereka tidak tahu harus berbuat apa saat menghadapi Trump," koar dia.

Pada Agustus lalu dalam wawancara dengan Fox News, Pillsbury menuturkan Beijing melihat Trump sebagai presiden yang superior dibanding enam pendahulunya.

Biasanya, China bakal memandang rendah Presiden AS karena dianggap tak pintar. "Sangat menyenangkan melihat fakta yang belum pernah terjadi dalam 40 tahun terakhir," katanya.

Trump juga menuduh Negeri "Panda" tengah berusaha mencampuri pemilu legislatif yang bakal diselenggarakan November 2018 ini.

Suami Melania itu menjelaskan China bakal berusaha agar dia kalah karena mereka belum pernah ditantang oleh Presiden AS sebelumnya.

Dia mengaku sudah memiliki bukti. Namun, dia menegaskan tak bisa mengeluarkannya sekarang. Hanya menjamin dia sudah mendapatkan informasi tersebut.

Trump juga mengomentari perang dagang yang terjadi antara AS-China di mana menurutnya, seharusnya hubungan perdagangan berlangsung timbal balik.

Namun, sepanjang 25 tahun terakhir, dia tak melihat timbal balik tersebut. Karena itu dia memutuskan memberlakukan tarif impor baru.

Seperti diketahui, AS pada pekan ini memberlakukan tarif impor baru pada barang-barang China senilai 200 miliar dollar AS.

Baca juga: Trump Tak Senang Suku Bunga AS Naik



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X