Kompas.com - 27/09/2018, 17:14 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan dia siap untuk duduk semeja dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pernyataan itu disampaikan setelah dengan mengejutkan, Maduro menghadiri Sidang Umum PBB di New York, dilaporkan BBC Kamis (27/9/2018).

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi kepada Istri Presiden Venezuela

Dalam pidatonya di sidang umum, Maduro menyatakan dia adalah sosok pekerja keras, bertanggung jawab untuk mengatur, dan tak bisa didikte.

"Namun, meski banyak perbedaan, saya siap menjabat tangan Presiden Trump dan membahas berbagai isu secara bilateral," tutur presiden 55 tahun itu.

Pidato Maduro terjadi setelah Kementerian Keuangan AS mengeluarkan sanksi kepada enam pejabat Venezuela, termasuk di dalamnya istri Maduro, Cilia Flores.

Dalam keterangan resmi, Menteri Keuangan Steven Mnuchin menuturkan bakal berusaha mencegah Maduro terus berkuasa sementara rakyat Venezuela kelaparan.

Adapun Trump menyatakan apa yang terjadi di Venezuela merupakan fakta yang memalukan. Karena itu ingin menyelamatkan negara itu.

Presiden 72 tahun itu menjelaskan segala opsi tentang penanganan Venezuela sudah tersedia di hadapannya. "Saya hanya ingin rakyat Venezuela di jalan yang benar," katanya.

Dia menyampaikan telah menyiapkan opsi "keras" maupun "lunak". AFP melaporkan Trump mengisyaratkan bakal melancarkan operasi militer ke Caracas.

Enam negara, Argentina, Kanada, Chile, Kolombia, Paraguay, dan Peru mengadukan Venezuela ke Mahkamah Kriminal Internasional.

Keenam negara itu menyebut Venezuela telah melakukan kejahatan kemanusiaan termasuk di dalamnya penyiksaan, pelecehan seksual, dan eksekusi ekstrayudisial.

Ekonomi Venezuela sedang merosot tajam dengan Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi, inflasi bakal mencapai satu juta persen di akhir 2018.

Baca juga: Presiden Kolombia Serukan Isolasi Diplomatik terhadap Venezuela

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.