Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/09/2018, 16:37 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Kapal perang terbesar Jepang bergabung dengan kapal fregat Inggris untuk latihan angkatan laut di Samudera Hindia, di tengah perjalannya menuju Laut China Selatan.

Kapal induk pengangkut helikopter, Kaga, milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) tersebut bergabung dengan kapal HMS Argyll pada Rabu (26/9/2018).

Sebelumnya, sebuah pesawat pembom B-52 milik militer AS juga turut melintas dalam operasi transit di Laut China Selatan dan Laut China Timur, pada Selasa (25/9/2018) malam.

Disampaikan juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel Dave Eastburn, pesawat pembom AS tersebut ikut ambil bagian dalam operasi gabungan yang rutin digelar di Laut China Timur setelah melintasi wilayah udara internasional di atas Laut China Selatan.

Baca juga: Kapal Perang Jepang yang Terlibat dalam Serangan Pearl Harbor Ditemukan

Ketiga negara, yakni Inggris, Jepang dan AS, telah menemukan persamaan tujuan dalam melawan pengaruh China yang semakin tumbuh di wilayah itu, yang dikhawatirkan bakal menempatkan jalur laut komersial yang menghubungkan Asia dengan Eropa dan AS di bawah pengaruh Beijing.

"Kami memiliki hubungan yang sudah lama terjalin dengan angkatan laut Inggris. Kedua pihak juga sama-sama merupakan sekutu dekat AS," kata Komandan Angkatan Laut Jepang, Kenji Sakaguchi.

"Latihan bersama ini merupakan peluang bagi kami untuk dapat memperkuat kerja sama dengan kedua negara," imbuhnya dilansir SCMP.

Selain kapal induk Kaga, Jepang juga membawa kapal perusak, Inazuma, dalam latihan formasi di wilayah perairan Samudera Hindia yang dekat dengan jalur laut komersial. Tiga helikopter Jepang terbang di atas memantau jalannya latihan.

Langkah pengiriman kapal perang Kaga itu menjadi tanda peningkatan kehadiran pasukan bela diri Jepang di wilayah Asia Tenggara.

Pekan lalu, Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan bahwa mereka telah mengirim kapal selam Kuroshio untuk bergabung dengan kapal induk Kaga, dan dua kapal perusak Inazuma dan Suzutsuki dalam latihan perang di Laut China Selatan pada 13 September.

Sementara kapal perusak JS Akebono dan dua helikopter patroli SH-60K sedang melakukan kunjungan tiga hari di Filipina.

Baca juga: Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber SCMP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.