Kompas.com - 27/09/2018, 14:35 WIB
Rudal penjelajah R-37 dipamerkan dalam sebuah pameran senjata di Rusia. Wikimedia/Vitaly KuzminRudal penjelajah R-37 dipamerkan dalam sebuah pameran senjata di Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.comJet tempur Sukhoi Su-57 Rusia dilaporkan Bakal mendapat rudal anti-pesawat hipersonik yang bisa menghantam target bernilai tinggi.

Diwartakan Russian Today, Rabu (26/9/2018), rudal R-37M merupakan pengembangan dari varian R-37 dengan kecepatan hingga Mach 6.

Baca juga: Bakal Kirim Sistem Rudal S-300, Putin Telepon Assad

Sejumlah sumber menyatakan rudal dengan panjang 4,2 meter itu bisa menghantam target yang berjarak 300 kilometer. Bahkan ada yang mengklaim 400 kilometer.

Dengan kecepatan dan dilengkapi sistem penjelajah, R-37M tidak saja mampu menyerang pesawat komando (AWACS), tetapi juga target lincah seperti jet tempur.

KTRV, induk perusahaan NPO Vympel selaku pengembang R-37, menyatakan, R-37M bakal mendapat tambahan sistem pemandu baru, dan dikurangi bobotnya agar muat di pesawat kecil.

Su-57, jet tempur generasi kelima Rusia, bakal mendapat kehormatan menembakkan misil itu, seperti dikatakan Direktur KTRV Boris Obnosov kepada Interfax.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Progres pengembangan R-37M memunculkan pertanyaan akan masa depan rudal jarak jauh yang digadang-gadang juga bakal ditempatkan di Su-57.

Rudal bernama KS-172 itu dikembangkan NPO Novator, bagian dari perusahaan Almaz-Antey, dan dikabarkan bisa mencapai jarak lebih dari 400 kilometer.

Russian Today melaporkan, pengembangan yang dilakukan Rusia bakal memaksa Amerika Serikat (AS) mencari strategi lain agar tetap superior di udara.

Angkatan Udara AS memiliki sejumlah rudal jarak jauh air-to-air, seperti AIM-54 Phoenix yang dipensiunkan di 2004 bersama jet tempur F-14 Tomcat.

Kemudian AIM-120 AMRAAM, rudal air-to-air melampaui jarak pandang (BVR) yang bergabung sejak September 1991 dengan variannya AIM-120D.

Namun, dibanding R-37M, rudal AIM-120 AMRAAM dilaporkan mempunyai jarak tempuh lebih pendek, sekitar 160 kilometer.

Baca juga: Rusia Sukses Uji Coba Rudal Pencegat dengan Akurasi Tinggi



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.