Berada di Namibia, Pangeran William Bangun Pagi demi Lihat Badak Hitam

Kompas.com - 27/09/2018, 11:26 WIB
Pangeran William berpose bersama penjaga hutan di wilayah Kunene, Namibia. (Twitter/Kensington Palace) Pangeran William berpose bersama penjaga hutan di wilayah Kunene, Namibia. (Twitter/Kensington Palace)

WINDHOEK, KOMPAS.com - Pangeran William dari Inggris pada pekan ini disibukkan dengan berbagai kegiatan di Afrika, termasuk untuk fokus menyerukan upaya konservasi di Namibia.

Kakak dari Pangeran Harry ini harus bangun pukul 05.00 supaya bisa mengikuti para penjaga hutan di wilayah Kunene, yang mencari badak hitam langka.

Dalam serangkaian kicauan di Twitter pada Rabu (26/9/2018), Istana Kensington mengungkap keberhasilan tim dengan beberapa hewan yang melintas selama perjalanan mereka.

"Saya dikejutkan oleh keindahan dan keterpencilan pemandangan yang luar biasa ini," katanya, seperti yang ditulis oleh Istana Kensington di Twitter.

Baca juga: Selain William dan Harry, Siapa Saja Cucu Ratu Elizabeth II?

"Saya kagum dengan dedikasi para penjaga hutan yang melindungi populasi unik badak gurun dari pemburu," imbuhnya.

The Sun mewartakan, putra Pangeran Charles itu telah menjadi juru kampanye yang vokal menyerukan perlawanan terhadap pembunuhan gajah, badak, trenggiling, dan hewan lainnya.

"Ini mengapa saya ingin datang ke Namibia, untuk mendengar dan belajar," ucap Pangeran William.

"Ini juga mengapa suara Namibia pada konferensi mendatang tentang perdagangan ilegal hewan di London, Oktober mendatang, sangatlah penting," ujarnya.

Dia menyerukan agar pemimpin dunia mengambil langkah nyawa untuk menghentikan aksi kriminal di alam liar Afrika. Menurut dia, itu merupakan masalah internasional yang butuh tindakan tegas.

Melansir CNN, Namibia adalah negara dengan populasi badak hitam terbanyak. Namun, cula hewan tersebut menjadi incaran para pemburu, yang biasanya dikirim ke Asia untuk tujuan pengobatan.

Baca juga: Pangeran William Ziarah ke Makam Nenek Buyutnya di Yerusalem

"Dalam angka terbaru menunjukkan seekor badak terbunuh setiap 7 jam. Perdagangan hewan ilegal merupakan masalah internasional yang butuh tindakan pemimpin politik," kata Duke of Cambridge.

Pangeran William disambut oleh Wakil Presiden Namibia Nangolo Mbumba dan penerima manfaat program beasiswa pemerintah Persemakmuran, ketika tiba di negara itu pada Senin lalu.

Dari Namibia, pangeran akan melanjutkan tur kerja pribadinya sebagai presiden United for Wildlife dan pelindung Tusk, kelompok konservarsi Afrika, ke Tanzania dan Kenya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X