Kompas.com - 27/09/2018, 09:59 WIB

CANBERRA, KOMPAS.com - Seorang warga Canberra, Australia, diserang seekor kanguru yang tergeletak di pinggir jalan. Pria itu mengira hewan tersebu sudah mati.

Billy Willox diserang kanguru hingga kedua matanya mengeluarkan darah dan harus menjalani operasi untuk memperbaiki luka di bawah matanya.

Billy mengaku, awalnya dia hanya ingin melihat kanguru itu untuk memeriksa kantungnya apakah terdapat bayi kanguru.

"Tiba-tiba saja bangkit dan sebelum saya menyadarinya, dia sudah menyerang mata saya. Itu begitu cepat. Saya tak tidak bisa menghindarinya," ujar Billy kepada ABC.

Baca juga: Polisi Australia Buru Penyiksa dan Pembunuh Kanguru

Billy menceritakan, akhirnya dia mampu menendang kanguru itu menjauh. Kemudian, dia merasakan matanya sudah berdarah.

Masih dalam keadaan syok, dia langsung kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Pria yang berprofesi sebagai pengemudi bus ini diantarkan pasangannya ke rumah sakit.

"Ketika saya melihatnya, tampak dua matanya sobek," ujar pasangan Billy, Kerrie Venables.

Menurut Kerrie, kondisi Billy sangat mengerikan dan matanya terus berdarah.

Saat tiba di Rumah Sakit Canberra, petugas mengatakan ligamen dan jaringan kulit di sekitar mata Billy sobek.

Dia pun harus menjalani operasi plastik dan suntikan tetanus. Butuh dua minggu bagi Billy untuk pulih.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.