Empat Perekrut Anggota ISIS Dijatuhi Hukuman Penjara hingga 7 tahun

Kompas.com - 26/09/2018, 23:45 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.

MADRID, KOMPAS.com - Pengadilan Spanyol, pada Selasa (25/9/2018) telah menjatuhkan hukuman kepada kelompok empat orang, penjara hingga tujuh tahun, karena melakukan perekrutan dan indoktrinasi anggota ISIS.

Pengadilan Nasional Spanyol, yang berwenang menangani kasus terorisme, memutuskan seorang pria dan tiga wanita muda, bersalah atas perbuatan indoktrinasi teroris.

Demikian keputusan pengadilan yang dirilis kepada publik pada Rabu (26/9/2018) dan dilansir AFP.

Keempat terdakwa, dua berkewarganegaraan Maroko, seorang Portugis dan seorang warga negara Spanyol, telah ditahan sejak Oktober 2015.

"Kelompok ini menggunakan jejaring sosial Facebook untuk memancing kontak pertama dengan korbannya, kebanyakan wanita muda Muslim," kata keputusan pengadilan.

Baca juga: ISIS Rilis Video Tiga Pria yang Diklaim Serang Parade Militer Iran

Setelah menemukan calon anggota potensial di Facebook, kelompok itu mengundang calon korbannya ke grup obrolan di WhatsApp, di mana proses indoktrinasi akan dilanjutkan.

Kelompok itu diketahui telah berhasil meyakinkan setidaknya satu orang perempuan muda asal Maroko untuk pergi ke Rusiah, namun dapat ditahan sebelum sempat meninggalkan Spanyol.

Perempuan itu telah dijatuhi hukuman penjara lima tahun atas perbuatan bekerja sama dengan organisasi teroris.

Di antara empat orang anggota kelompok perekrutan yang ditahan, tiga orang wanita dijatuhi hukuman masing-masing tujuh tahun penjara.

Pemimpin kelompok itu, Sanae Boughroum (26), wanita asal Maroko, diputuskan bersalah karena menjalankan kepemimpinan ideologis kelompok serta menyebarkan paham politik dan agama yang membenarkan kekerasan demi kebaikan.

Dua wanita lainnya, Laila Haira (23), asal Maroko dan Saif Eddine Haik Aaniba (22), warga Spanyol, bertugas menjalankan grup WhatsApp dengan calon anggota potensial.

Sementara seorang pria Fabio Miguel Medeiros Almeida (33), warga negara Portugal, adalah calon anggota yang sedang diindoktrinasi oleh kelompok itu. Dia dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Baca juga: Pengadilan Irak Hukum Mati Wakil Pemimpin ISIS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
Muncul 142 Kasus Baru, Korban Infeksi Virus Corona Korea Selatan Capai 346 Orang

Muncul 142 Kasus Baru, Korban Infeksi Virus Corona Korea Selatan Capai 346 Orang

Internasional
Rafaat Maglad, Korban Penusukan di Masjid Center London Mengaku Telah Memaafkan Penusuknya

Rafaat Maglad, Korban Penusukan di Masjid Center London Mengaku Telah Memaafkan Penusuknya

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (1): Badan Saya Mulai Hangat, Saya Panik

Kisah Korban Selamat Virus Corona (1): Badan Saya Mulai Hangat, Saya Panik

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X