Kompas.com - 26/09/2018, 15:39 WIB

Yang tidak diduga, saat itu tengah banyak nyamuk yang berterbangan di luar ruangan, termasuk di lokasi pelarian pelaku.

"Saat petugas dari kantor sheriff datang, yang pertama mereka minta kepada saya adalah semprotan pengusir serangga. Karena memang saat itu sangat banyak nyamuk," kata Kepala Kepolisian Campbellsport Thomas Dornbrook.

Selama sekitar satu jam berlalu, polisi masih berupaya menangkap pelaku yang kabur dengan berlari. Namun tak lama kemudian, tanpa disangka pelaku justru berlari mendekati petugas dan menyerahkan diri.

Tampaknya pelaku sudah tidak tahan dengan serangan gigitan nyamuk yang mengerumuninya.

Baca juga: Bukan Cuma Bikin Gatal, Gigitan Nyamuk Bisa Pengaruhi Kekebalan Tubuh

"Saat kami memborgol kedua tangan pelaku, dia memohon kepada kami untuk membantu mengusir nyamuk di dahinya. Kami melihat ada 15 sampai 20 nyamuk yang menggigit wajahnya secara bersamaan," kata Dornbrook.

"Kami sempat berpikir, jika bukan karena nyamuk-nyamuk itu, pelaku pasti masih dalam pelarian dan mungkin sudah mencoba mencari tumpangan untuk melarikan diri."

"Kali ini petugas mendapat bantuan dari jutaan nyamuk dalam menangkap pelaku kejahatan." tambahnya.

Wilson kini tengah dalam penahanan polisi dan didakwa dengan tuduhan pencurian, melarikan diri dari petugas dan menghalangi kerja polisi.

Sementara seorang pelaku pencurian lainnya masih dalam pencarian petugas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.