Kompas.com - 26/09/2018, 14:20 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Jasa pos nasional Inggris, Royal Mail, meminta masyarakat menghentikan aksi mengirim bungkus keripik kosong.

Pasalnya, penyortiran pengiriman plastik itu tidak bisa dilakukan oleh mesin sehingga harus secara manual dengan tangan dan menyebabkan penundaan.

Melansir BBC, Rabu (26/9/2018), aktivis lingkungan yang tergabung dalam 38 Degrees di Inggris tengah menyerukan gerakan mengirim kembali bungkus-bungkus keripik yang kosong produksi Walkers.

Baca juga: Bus Tingkat yang Disopiri Pria Berusia 80 Tahun Tabrak Supermarket di Inggris

Kampanye digelar untuk memprotes penggunaan plastik yang tidak bisa didaur ulang oleh perusahaan tersebut.

Banyak penggunaan media sosial yang membanjiri lini masa dengan unggahan foto yang memperlihatkan mereka memasukkan bungkus keripik ke bis surat.

Sementara Royal Mail diwajibkan negara untuk mengirim paket-paket, termasuk ke alamat Walkers.

"Kami sangat meminta pelanggan untuk tidak mengirim apa pun dalam sistem pos yang tidak dikemas dengan benar," kata juru bicara Royal Mail.

"Paket bungkus keripik kosong tidak bisa masuk ke mesin sortir karena bukan kiriman surat yang normal," ucapnya.

"Jadi, karyawan harus bekerja keras untuk menyortir secara manual, yang pasti menambah waktu," imbuhnya.

Banyak orang yang mengambil selfie untuk menunjukkan aksinya mengirim bungkus keripik kosong, kemudian mengunggahnya di media sosial dengan menuliskan tagar #PacketInWalkers.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.