Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/09/2018, 10:24 WIB

JEDDAH, KOMPAS.com — Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud meresmikan kereta api cepat yang menghubungkan Mekkah dan Madinah pada Selasa (25/9/2018).

Arab News melaporkan, Raja Salman berkesempatan untuk menjajal kereta cepat Haramain ini menuju Madinah dari Stasiun Sulaymaniyah, Jeddah.

Menteri Transportasi Arab Saudi Nabil Al-Amoudi mengatakan, kerajaan akan selalu bangga dengan proyek kereta api listrik terbesar di Timur Tengah tersebut.

Baca juga: Kereta Cepat Saudi Siap Beroperasi, Mekah-Madinah Ditempuh 2 Jam

"Dua tempat suci sekarang lebih dekat daripada sebelumnya," ucapnya.

Dia menambahkan, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah memerintahkan implementasi rencana kerja komprehensif terkait dengan industri transportasi di kerajaan.

Transportasi dianggap sebagai pilar utama perekonomian nasional dan kunci untuk mendorong reformasi ekonomi di bawah strategi Vision 2030.

Kepala Otoritas Transportasi Publik (PTA) Rumaih Al-Rumaih mengatakan, kereta cepat Haramain merupakan salah satu pencapaian terbesar untuk melayani jemaah haji dan umrah.

Kereta ini diperkirakan bisa mengangkut sekitar 60 juta penumpang per tahun dengan 35 unit kereta cepat yang dikerahkan. Masing-masing kereta menyediakan sekitar 417 kursi penumpang.

Otoritas juga memilih teknologi terkini dipakai untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan kereta.

Dengan kecepatan 300 km/jam, Al-Rumaih mengatakan, kereta akan mengubungkan stasiun di Mekkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdul Aziz, King Abdullah Economic City di Rabigh, dan Madinah.

Baca juga: 3 Aktivis Saudi yang Dipenjara Dapat Penghargaan Nobel Alternatif

The National mewartakan, secara keseluruhan, kereta akan menempuh perjalanan sepanjang 450 km dalam waktu 2 jam. Biasanya, perlu waktu sekitar 6 jam untuk menyelesaikan rute Mekkah-Madinah.

Keberangkatan pertama kereta dijadwalkan pada 4 Oktober 2018 dari Stasiun Al Mukarramah di Mekkah, Madinah, Sulaymaniyah di Jeddah, dan King Abdullah Economic City.

Sementara, layanan ke bandara internasional King Abdulaziz akan dimulai pada Maret 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.