Seorang Senator Pengkritik Presiden Duterte Ditangkap

Kompas.com - 25/09/2018, 18:04 WIB
Senator Antonio Trillanes, pengkritik kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. AFP/NOEL CELISSenator Antonio Trillanes, pengkritik kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
|

MANILA, KOMPAS.com - Anggota Senat Filipina yang kerap mengkritik Presiden Rodrigo Duterte dalam memerangi narkoba ditangkap pada Selasa (24/9/2018).

Senator Antonio Trillanes ditahan lalu mengajukan uang jaminan tak lama setelah pengadilan menerbitkan surat untuk mengeluarkannya dari gedung Senat.

Trillanes sudah bersembunyi di gedung Senat selama empat pekan untuk menghindari penangkapan.

Baca juga: Politisi Pengkritik Duterte Kehilangan Jabatan di Senat

Perintah penangkapan ini sekaligus membatalkan pengampunan yang diberikan delapan tahun lalu kepada Trillanes.

Pengampunan diberikan kepada Trillanes, mantan perwira angkatan laut, terkait keterlibatannya dalam dua upaya kudeta pada pertengahan 2000-an.

"Mereka memutarbalikkan undang-undang sehingga demokrasi dan institusi negara ini tak berfungsi," kata Trillanes kepada jurnalis.

"Kasus ini tidak terkait dengan apapun kecuali dendam Duterte dan sektunya," tambah dia.

Duterte menerbitkan dekrit awal bulan ini untuk menangkap Trillanes yang dituduh tidak memenuhi kewajibannya mengajukan permohonan resmi amnesti dan mengaku bersalah.

Keputusan ini menimbulkan keprihatinan di Filipina. Para pengkritik pemerintah mempertanyakan terkait wewenang presiden memberikan amnesti.

"Penangkapan ini adalah bagian dari persekusi para pengkritik pemerintahan Duterte," kata Carlos Conde dari HRW Filipina.

"Penangkapan ini adalah contoh untuk membungkam mereka yang menentang kebijakan perang melawan narkoba Duterte," ujar Conde.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X